Connect With Us

Airin Tanggapi Curhat Warga Soal Wifi & Tempat Hiburan Malam di Ciputat

Yudi Adiyatna | Jumat, 7 Desember 2018 | 19:00

Kegiatan Safari Pembangunan yang digelar di Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel, Jumat (7/12/2018). (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diani melakukan safari pembangunan di Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel, Jumat (7/12/2018).

Safari tersebut diisi dengan menggelar dialog bersama warga. Airin pun menjaring informasi dari warga seputar masalah pelayanan publik, seperti pendidikan, kesehatan maupun infrastruktur.

Dalam kesempatan tersebut, Airin memaparkan berbagai program pembangunan yang telah dilakukan oleh Pemkot Tangsel antara lain pembangunan infrastruktur seperti jalan-jalan kota dan lingkungan sudah mencapai 85 persen, jembatan, drainase lingkungan, tandon air, pelayanan bidang kesehatan di RSUD Tangsel, Puskesmas, Posyandu, bedah rumah, pembangunan sekolah pembangunan gedung kelurahan dan lainnya.

Wali Kota Airin berharap, masyarakat terus turut berperan aktif dalam mendukung berbagai program Pemkot. Berbagai prestasi yang telah diraih oleh kota Tangsel, kata Airin, merupakan hasil sinergitas Pemkot dan masyarakat. 

Selesai paparan Airin, beberapa warga pun menyampaikan pertanyaan, diantaranya mengenai apakah bank sampah bisa mendapatkan wifi gratis dan bagaimana Pemkot mengatasi masalah tempat hiburan malam di kawasan Ciputat. Pertanyaan tersebut disampaikan oleh Dimas warga Ciputat.

Wali Kota pun menjawab pertanyaan yang diutarakan Dimas, Airin mengatakan, untuk wifi datang ke balai warga, karena kalau disimpan di bank sampah hanya digunakan oleh anggota bank sampah.

"Karena target wifi kita di lokasi umum yang bisa dimanfaatkan masyarakat, kecuali bank sampahnya dekat dengan balai warga bisa digunakan bersama. Wifi kuncinya di lokasi strategis yang bisa digunakan masyarakat,” katanya.

Terkait tempat hiburan malam yang ditanya warga, Camat Ciputat Andi D Patabai, mengatakan, setelah Ciputri digusur Satpol PPx kemudian pindah ke depan dekat Kelurahan Sawah, 

“Kita sudah sidak dan menanyakan ijinnya, karena tanah yang digunakan untuk tempat hiburan tanah milik JRP, dan kita sudah mengirim surat ke JRP untuk menegur kepada penyewa lahan tersebut, karena setiap malam ada live music dan banyak ABG (anak baru gede) yang datang kesana,” ungkap Andi.

Lanjut Andi,  dirinya sudah membawa persoalan itu ke rapat pengawasan dampak lingkungan terkait tempat tersebut.

Sementara Airin meminta kepada Dimas untuk memotret lokasi tersebut kemudian dikirim ke aplikasi Siaran Tangsel. 

“Pulang kesana, fotoin, kirim ke aplikasi dan akan masuk ke Satpol PP. Saya akan lakukan pengawasan, biar Satpol PP yang bertindak langsung, jika perlu menyurati JRP kembali, kita akan lakukan pengiriman surat,” terang Airin.(MRI/RGI)

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

BANTEN
Banten Jadi Daerah dengan PHK Terbanyak Kedua, Ribuan Pekerja Kehilangan Pekerjaan dalam Enam Bulan

Banten Jadi Daerah dengan PHK Terbanyak Kedua, Ribuan Pekerja Kehilangan Pekerjaan dalam Enam Bulan

Senin, 20 Juli 2026 | 07:00

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih membayangi pasar tenaga kerja nasional sepanjang 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill