Connect With Us

Alumni UIN Ciputat Tolak Orba Kembali Berkuasa

Yudi Adiyatna | Minggu, 20 Januari 2019 | 13:00

Kegiatan deklarasi para alumni UIN Ciputat yang tergabung dalam Komunitas UIN Bersatu yang diselenggarakan di Fifo Resto,Situ Gintung,Ciputat, Tangsel. (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta atau UIN Ciputat yang terdiri dari belasan mantan aktivis 98, menggelar deklarasi menolak calon presiden yang didukung keluarga mantan Presiden Soeharto (keluarga Cendana). Dikhawatirkan pemerintahan kembali seperti zaman Orde Baru (Orba) yang serba otoriter.

Deklarasi para alumni UIN Ciputat tersebut tergabung dalam Komunitas UIN Bersatu dan diselenggarakan di Fifo Resto, Situ Gintung, Ciputat, Tangsel, Sabtu (19/1/2019) sore.

"Mengingatkan kembali bahwa masa kelam Orba (Orde baru) itu tidak patut untuk kembali dibawa ke ranah politik kita," terang Ray Rangkuti salah satu deklarator Komunitas UIN Bersatu.

Menurut Ray, tanda-tanda kebangkitan kaum Orba sendiri secara kasat mata telah terlihat dan hal itu lah yang menjadi alasan untuk menolaknya.

"Pertama fisik yaitu orang-orang yang kita tahu sekarang adalah Keluarga Cendana yang bergabung dalam partai, yang kita tahu kedua partai itu ikut pemilu. Tapi ada juga secara ide, yaitu otoriteriarisme, anti pluralisme, anti terhadap pembebasan bersuara," ujarnya. 

Ketua UIN Bersatu Syukri Rahmatullah menjelaskan bahwa deklarasi para alumni ini berangkat dari keresahan bersama atas berbagai peristiwa kelam yang pernah terjadi di era Orba, seperti kasus Widji Tukul, Marsinah dan beberapa kekejaman lainnya yang dikhawatirkan kembali akan terjadi.

Rencananya, Uin Bersatu ini akan berlanjut ke ranah yang lebih luas, tidak hanya di Ciputat. Dengan membawa isu tersebut secara nasional

"Ini bukan karena menjadi keresahan alumni UIN Ciputat saja, namun juga menjadi keresahan alumni UIN seluruh Indonesia. Karena itu mulai hari ini kita akan menggalang koordinasi dan komunikasi dengan alumni UIN di berbagai daerah," jelas Syukri.

Lanjutan dari acara ini, kata dia, akan mengadakan acara serupa dengan cakupan nasional. "Nanti Insya Allah bulan Maret kita akan melaksanakan deklarasi secara nasional, menolak hoax, politisasi agama dan dinasti cendana," ungkap Syukri.(RAZ/RGI)

KOTA TANGERANG
Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Jumat, 6 November 2026 | 16:14

TANGERANGNWS.com-Berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial Instagram justru berujung petaka bagi seorang mahasiswa di Kota Tangerang.

HIBURAN
Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Senin, 2 November 2026 | 16:58

Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).

BANTEN
Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Jumat, 6 November 2026 | 20:57

Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill