Simak Tips Cegah Kejahatan Digital dan Deteksi Hoaks di Medsos
Senin, 27 Juli 2026 | 20:21
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TANGERANGNEWS.com-Dua unit rumah di komplek perumahan Puspiptek, Setu, Tangerang Selatan hangus terbakar. Kebakaran terjadi di duga akibat adanya kebocoran gas yang berasal dari kompor yang sedang digunakan memasak di salah satu rumah yang terbakar tersebut.
"Terjadi kebocoran gas saat menyalakan kompor sehingga menimbulkan kobaran Api yang semakin membesar," terang Kapolsek Cisauk AKP Freddy Yuda, Selasa (5/2/2019).
Peristiwa terjadi di rumah milik Edy Suprapto, seorang pensiunan yang tinggal di Komplek Perumahan Puspiptek, Blok III D/22, sekitar pukul 05.05 WIB pagi tadi.

Kemudian api yang makin membesar merambat ke rumah milik Ruhana di Blok III D/21, yang sedang kosong ditinggal pemiliknya.
"Api menjalar ke rumah sebelahnya, rumah tersebut ditinggal oleh pemiliknya untuk melaksanakan Ibadah Umroh," terang Freddy.
Beruntung petugas dan mobil pemadam kebakaran yang datang dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangsel berhasil memadamkan api sebelum akhirnya menjalar ke rumah warga yang lainnya. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.00 WIB tadi. Tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam peristiwa tersebut.
"Kerugiannya berupa dua rumah terbakar, 3 unit kendaraan roda dua dan surat-surat administrasi," jelas Freddy.(RAZ/RGI)
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TODAY TAGFestival Cisadane 2026 mencatatkan capaian yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Selama lima hari pelaksanaan, ajang budaya tahunan di Kota Tangerang itu berhasil menarik sekitar 139.682 pengunjung
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews