Connect With Us

Teman Pembunuh Pasutri WN Jepang Masih Berkeliaran

| Sabtu, 19 Juni 2010 | 22:47

TKP Pembunuhan Ida (tangerangnews / dira)

TANGERANGNEWS-Pelaku pembunuhan pasangan suami istri (pasutri) warga negara Jepang yang terjadi empat hari yang lalu (15/6) sudah ditangkap. Namun, rekan pelaku hingga kini masih buron.

"Rekan tersangka inisialnya I, dia sahabatnya si pelaku yang ditangkap. I kemungkinan masih berada di Jakarta dan sekitarnya, meski ada juga kemungkinan kabur ke luar Jakarta. Tapi yang jelas masih di sekitar sini," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Boy Rafli Amar ketika ditemui wartawan di ruangannya, Sabtu (19/6).

Peran I sendiri menurut Boy hanya sebagai orang yang membantu A (pelaku) dalam membunuh dua orang majikannya tersebut. Kendati demikian, I merupakan eksekutornya bersama dengan A. "Yang merencanakan pembunuhan si A, si I hanya membantu tapi ikut menjadi eksekutor," kata Boy.

Karena menjadi otak pembunuhan, A adalah yang memiliki motif dalam membunuh pasutri tersebut. Berdasarkan pemeriksaan, Boy mengatakan motifnya dikarenakan dendam A terhadap keduanya. "Motifnya hanya sakit hati saja sementara ini, karena dia (A) diberhentikan belum lama ini".

Kasus pembunuhan ini sendiri masih ditangani oleh Polres Jakarta Selatan. Dibantu penyidik dari Satuan Jatanras Polda Metro Jaya yang diperbantukan untuk mengejar tersangka lainnya.

Seperti diketahui, pasutri WN Jepang, Yasuo Hara, 69, dan Mizue Hara, 67, menjadi korban pembunuhan di Jalan Damai RT 02/06, Desa Rawa Lele, Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, Kamis (17/6) malam.

Yasuo merupakan pensiunan sekolah internasional, dia tewas mengenaskan dengan menderita luka tusuk di dada. Istrinya Mizue menghembuskan napas terakhir dengan luka sabetan senjata tajam pada leher dan perut. Keduanya ditemukan oleh warga dalam kondisi bersimbah darah di rumahnya. (dira)

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill