Connect With Us

Begini Keseruan Airin & Bang Ben Saat Lomba 17 Agustusan

Rachman Deniansyah | Jumat, 16 Agustus 2019 | 20:49

Wali Kota Airin Rachmi Diany, Wakil Wali Kota Benyamin Davnie, Kepala BNN Tangsel, AKBP Stince Djonso, Kepala Kejaksaan Negeri Tangsel, Bima Suprayoga, dan Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan saat mengikuti perlombaan makan kerupuk. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-74, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menggelar berbagai perlombaaan di Puspemkot Tangsel, Jalan Maruga Raya, Serua, Ciputat, Tangsel, Jumat (16/8/2019) sore. 

Perlombaan itu diikuti mulai  Wali Kota Airin Rachmi Diany, Wakil Wali Kota Benyamin Davnie, hingga jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).

Terlihat, Airin mengenakan kaos merah putih dan berkerudung merah. Di pipinya merona stiker bendera merah putih kecil.

Wali Kota Airin Rachmi Diany, Wakil Wali Kota Benyamin Davnie, Kepala BNN Tangsel, AKBP Stince Djonso, Kepala Kejaksaan Negeri Tangsel, Bima Suprayoga, dan Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan saat mengikuti perlombaan makan kerupuk.

Sedangkan Bang Ben, sapaan akrban Benyamin Davnie, memakai jaket hijau dan memakai topi merah. Mereka berlomba dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Tangse, AKBP Stince Djonso,  Kepala Kejaksaan Negeri Tangse, Bima Suprayoga,  dan Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan. 

Dalam perlombaan itu, wajah Airin yang biasa serius, saat itu terlihat lebih santai dengan senyum lebar.

Baca Juga :

"Mudah-mudahan aktivitas kita sore ini akan menumbuhkan rasa semangat kekompakakan, kerja sama dalam kita kerja sama nanti. Karena pemerintahan adalah sebuah sistem satu kesatuan yang tidak mungkin hanya satu dinas saja yang bekerja, tapi seluruh dinas harus bekerja untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk warga Tangerang Selatan," kata Airin dalam sambutannya.

Dari sekian perlombaan yang diikuti Airin, ada satu perlombaan yang terlihat menyulitkannya, yaitu lomba makan kerupuk. 

Ia berusaha meraih kerupuk dengan mulutnya. Kerupuk yang diikat seutas tali itu menyulitkannya. Hingga sekitar satu menit, kerupuk itu  tak habis-habis. Hal itu membuatnya tertawa.

Sementara pada lomba lainnya, Bang Ben terlihat bersemangat. Ia mempragakan aksi jenaka saat mengikuti lomba balap karung. 

Alih-alih memasukkan kakinya ke dalam karung lalu melompat, Bang Ben malah berlari sambil memegang karung di depannya.

"Namanya kan balap karung, ya saya lari sambil bawa karung," ucapnya sambil tertawa.(RMI/HRU)

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

BISNIS
YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

Selasa, 3 November 2026 | 17:57

YesssCredit, perusahaan pembiayaan berizin yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan program pembiayaan yang mudah kepada masyarakat Tangerang dalam roadshow perdana di Tangcity Mall.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill