Connect With Us

17 Agustus, Arief Imbau Warga Tangerang Berdoa & Upacara Bendera

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 15 Agustus 2019 | 20:38

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah saat di wawancarai awak media. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengimbau warganya untuk melakukan doa bersama dan upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 pada Sabtu (17/8/2019).

Dua kegiatan itu diharapkan Arief dilakukan serentak di Kota Tangerang. Doa bersama dilakukan pada malam jelang 17 Agustus 2019 yang dilakukan di setiap masjid lingkungan rumah warga Kota Tangerang. 

"Demi kebaikan bangsa," ujar Arief saat ditemui di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (15/8/2019).

Ia mengatakan, telah membuat surat edaran terkait partisipasi warga untuk menyemarakkan hari kemerdekaan Republik Indonesia. Surat itu berisi imbauan agar warga di Kota Tangerang melaksanakan upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 di masing-masing wilayah pada 17 Agustus 2019.

Baca Juga :

"Silahkan dilakukan dengan cara sederhana, penuh hikmat sebagaimana mengingatkan kita kembali negara ini berdiri 17 Agustus 1945 dengan pengorbanan dan tumpahan darah," ucapnya.

Arief juga menginginkan perayaan kemerdekaan RI ini sebagai momentum untuk menyatukan masyarakat Kota Tangerang.

"Sehingga melanjutkan perjuangan," pungkasnya.(RMI/HRU)

BANDARA
Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta

Kemasan Milo dan Kopi Isi 3,4 Kg Bahan Baku Ineks Cair Diselundupkan 2 WN Cina di Bandara Soetta

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:46

Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill