Connect With Us

Harga Cabai Semakin "Pedas" di Pasar Serpong

Rachman Deniansyah | Selasa, 14 Januari 2020 | 15:20

Pedagang sayuran di Pasar Serpong, Jalan Raya Serpong, Serpong, Tangsel. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Sudah lebih dari dua pekan, berbagai bahan pokok di Pasar Serpong, Kota Tangerang Selatan, mengalami kenaikan harga.

Salah satu pedagang, Rendi, 25 menyebut, dari berbagai sayur-mayur dan bahan pokok lain yang ia jual, kenaikan paling tinggi terjadi pada harga cabai. 

"Hampir semua naik, Mas. Tapi paling parah cabe rawit merah. Normalnya banget itu Rp60 ribu, sekarang jadi Rp80 ribu. Kalau cabai keriting, harga normal Rp40 ribu, jadi Rp70 ribu," ungkap Rendi di Pasar Serpong, Jalan Raya Serpong, Selasa (14/1/2020).

Cabai di Pasar Serpong, Jalan Raya Serpong, Serpong, Tangsel.

Ia menuturkan, kenaikan harga sudah ia rasakan sejak dua pekan lebih. "Ya naik dari sebelum tahun baru," tambahnya. 

Ia memprediksi, kenaikan harga ini bisa terjadi karena masa waktu penyediaan barang. 

Cabai di Pasar Serpong, Jalan Raya Serpong, Serpong, Tangsel.

"Jadi dari pasar induknya gitu, barang baru ada kalau stok benar-benar sudah habis. Stok baru ada, dengan harga yang jauh lebih mahal," katanya. 

Pedagang lainnya, Bubun, 34, mengatakan, kenaikan harga hingga hampir dua kali lipat itu, sebenarnya sudah relatif menurun. 

"Sebelumnya mah lebih tinggi, Mas. Sampai Rp100 ribu,  waktu tahun baruan. Ini sudah turun, tapi tetap saja tinggi," paparnya.

Selain harga cabai, kenaikan harga juga terjadi pada beberapa komoditi, seperti kentang yang naik sekitar Rp2 ribu dari harga normal Rp14 ribu, bawang putih yang naik sekitar Rp10 ribu dari harga nirmal Rp30 ribu.

Bawang bombay yang naik Rp5 ribu dari harga normal Rp25 ribu, tomat yang naik sekitar Rp7 ribu dari harga normal Rp8 ribu.(RMI/HRU)

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KOTA TANGERANG
Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Jumat, 6 November 2026 | 16:14

TANGERANGNWS.com-Berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial Instagram justru berujung petaka bagi seorang mahasiswa di Kota Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill