Connect With Us

Resto di Tangsel ini Sajikan Menu Nasi Perang, Penasaran?

Rachman Deniansyah | Sabtu, 18 Januari 2020 | 22:37

Resto Nasi Sop Perjuangan (NSP) di Ruko Golden Boulevard Blok F2 nomor 41, Serpong Utara, Tangsel. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Bisnis kuliner di Kota Tangsel terus menggeliat. Para penikmat kuliner semakin mudah menemukan makanan sesuai dengan selera masing-masing.

Bagi Anda pecinta kuliner khas nusantara, telah hadir pula Resto Nasi Sop Perjuangan (NSP) yang berlokasi di Ruko Golden Boulevard Blok F2 nomor 41, Serpong Utara, Tangsel.

Resto Nasi Sop Perjuangan (NSP) di Ruko Golden Boulevard Blok F2 nomor 41, Serpong Utara, Tangsel.

Resto yang menyajikan menu nusantara ini lahir di penghujung tahun 2019.

Sate Resto Nasi Sop Perjuangan (NSP).

Ina, pemilik resto itu menjelaskan, sesuai dengan nama restonya, kata "perjuangan" memiliki filosofi, yakni perjuangan hidup dirinya dalam mendirikan resto tersebut

Baso Resto Nasi Sop Perjuangan (NSP).

"Namanya memang unik. Karena betul, NSP mengandung perjuangan hidup di dalamnya, bahkan perjuangan dalam meracik setiap masakan yang tersaji di NSP sekarang ini," jelas Ina, Sabtu (18/1/2020).

Ina menerangkan, dari berbagai menu khas nusantara, NSP memiliki menu andalan yang sesuai dengan nama restonya itu, yakni nasi sop. 

"Kami berharap nasi sop ini dapat menjadi pilihan makan pagi, makan siang maupun makan malam bagi para pecinta kuliner. Tentunya dengan harapan bisa diterima di semua kalangan," sambung Ina.

Selain nasi sop, NSP juga memiliki menu andalah lain, yakni nasi perang. Nasi perang itu, kata Ina, diadaptasi dari makanan khas Medan, Sumatera Utara, yang kemudian diolah dan disajikan kembali di resto NSP.

Nasi Ayam Resto Nasi Sop Perjuangan (NSP).

"Dengan bentuk kerucut, nasi perang diisi potongan daging ayam, kacang panjang, serundeng, dan tentunya sambal khas kami (NSP) yang bakal nagih kalau kalian coba," urainya.

Untuk kedua menu itu, lanjut ina, pihaknya kini tengah mengadakan promo dengan harga yang sangat merakyat.

"Khusus nasi sop dan nasi perang, kami beri harga promo, yaitu hanya Rp10 ribu dan minum gratis," tuturnya.  

Selain dua menu itu, NSP juga memiliki varian menu lainnya, diantaranya varian sate khas nusantara, seperti sate kerang, sate usus, sate paru, sate telur puyuh, sate ati ampela dan sate iso atau usus sapi yang dibanderol dengan harga Rp7-10 ribu. 

Selain itu, tersedia juga kudapan, seperti tempe tepung, perkedel jagung, dan perkedel kentang yang masing-masing dijual dengan harga Rp3 ribu.

Sedangkan untuk menu minuman, NSP menyediakan bandrek dengan 14 rempah-rempah khas nusantara, berbagai jus, minuman kopi, dan tentunya es cendol durian yang terbuat dari bahan dasar dari sawi. 

Selain menyediakan menu makanan dan minuman, kata Ina, resto yang buka setiap hari pada pukul 08.00 hingga 22.00 WIB itu juga menyediakan ruangan khusus untuk siapapun yang akan mengadakan pertemuan penting atau sekadar senda gurau. 

"Tentunya perlu reservasi terlebih dahulu ke kontak yang tercantum di laman Instagram NSP, yaitu @nasisopperjuangan," pungkasnya.(RMI/HRU)

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:09

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memutusakan untuk menunda proses relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di badan Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill