Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump
Jumat, 30 Januari 2026 | 20:34
Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
TANGERANGNEWS.com-Polres Tangsel masih kesulitan memburu pelaku begal payudara yang menimpa seorang mahasiswi Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah.
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharram Wibisono mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan, namun ada beberapa kendala. Salah satunya, korban (tak disebutkan namanya) masih belum memberikan keterangan atas insiden yang dialaminya itu.
"Kami sudah melakukan penyelidikan, nah ini kan korban sendiri belum mau memberikan keterangan," kata Wibi di wilayah Serpong, Senin (9/3/2020).
Wibi mengatakan bahwa sementara ini, proses penyelidikan baru bisa dilakukan dengan memeriksa beberapa saksi saja.
"Saksi pun kami belum mendapatkan yang bisa memastikan (insiden itu), karena yang tahu persis kan korban, sedangkan korban ini belum memberikan keterangan ataupun membuat LP (laporan Polisi)," sambungnya.
Sehingga saat ini jajarannya belum mendapatkan keterangan atau informasi tambahan signifikan untuk penyelidikan lebih lanjut.
"Menurut saya gini, kami belum mendapat informasi yang jelas dari korban juga. Jadi kalau kami memastikan betul kejadian itu ada atau tidak kan kami juga belum tahu. Sehingga kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman pada saksi-saksi yang ada," terangnya.
"Yang jelas tim sudah bergerak. Kami dalami dulu," pungkasnya. (RMI/RAC)
Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews