Connect With Us

Polisi Terkendala Buru Begal Payudara di Ciputat

Rachman Deniansyah | Senin, 9 Maret 2020 | 16:12

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Muharram Wibisono saat ditemui di wilayah Serpong, Tangerang Selatan, Senin (9/3/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Polres Tangsel masih kesulitan memburu pelaku begal payudara yang menimpa seorang mahasiswi Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharram Wibisono mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan, namun ada beberapa kendala. Salah satunya, korban (tak disebutkan namanya) masih belum memberikan keterangan atas insiden yang dialaminya itu. 

"Kami sudah melakukan penyelidikan, nah ini kan korban sendiri belum mau memberikan keterangan," kata Wibi di wilayah Serpong, Senin (9/3/2020).

Wibi mengatakan bahwa sementara ini, proses penyelidikan baru bisa dilakukan dengan memeriksa beberapa saksi saja.  

"Saksi pun kami belum mendapatkan yang bisa memastikan (insiden itu), karena yang tahu persis kan korban, sedangkan korban ini belum memberikan keterangan ataupun membuat LP (laporan Polisi)," sambungnya. 

Sehingga saat ini jajarannya belum mendapatkan keterangan atau informasi tambahan signifikan untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Menurut saya gini, kami belum mendapat informasi yang jelas dari korban juga.  Jadi kalau kami memastikan betul kejadian itu ada atau tidak  kan kami juga belum tahu. Sehingga kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman pada saksi-saksi yang ada," terangnya. 

"Yang jelas tim sudah bergerak. Kami dalami dulu," pungkasnya. (RMI/RAC)

OPINI
Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump

Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:34

Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill