Connect With Us

Kader PKK Kabupaten Tangerang Dibekali Bahaya Kanker Payudara

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 8 April 2015 | 16:39

Kader PKK Kabupaten Tangerang Dibekali Bahaya Kanker Payudara. (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANG-Dalam rangka menyambut Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), PKK Kabupaten Tangerang bekerjasama dengan Yayasan Kanker Payudara Indonesia dan RSUD setempat menggelar sosialisasi deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks.

 

Sosialisasi tersebut dilaksanakan di Aula Gedung Pendopo Bupati Tangerang di Jalan Kisamaun, Kota Tangerang. Rabu (8/4/2015). Yuli Zaki Iskandar Ketua TP PKK Kabupatan Tangerang dalam sambutannya mengatakan,  World Health Organitation (WHO) menyebut kanker payudara sebagai jenis kanker pembunuh wanita tertinggi di dunia juga Indonesia.

 

Angka penderitanya terus menanjak setiap tahun. Menurut Yuli, kegiatan ini sangat penting dilakukan karena semua anggota dan kader PKK harus mengerti akan pentingnya bahaya kanker payudara.

 

 " Kegiatan ini sangat penting dilaksanakan bagi kader-kader PKK, agar mengerti dan paham mendeteksi secara dini kanker payudara dan kanker serviks," terang Yuli yang juga Istri Bupati Tangerang.

 

Yuli mengajak kepada kader dan masyatakat Kabupaten Tangerang agar terus menjaga kesehatan,  dan menjaga pola hidup sehat.

 

Dan kepada peserta sosialisasi agar menyimak sosialisasi dengan baik, Sehingga kader-kader bisa memberikan kembali ilmu yang didapat dalam sosialisasi hari ini.

 

Selain itu, kegiatan sosialisasi ini merupakan dari  rangkaian Hari Jadi Kesatuan Gerak PKK ke-43 yang diselenggarakan oleh TP PKK Kabupaten Tangerang.

"Saya mengajak kepada peserta dan seluruh masyarakat, agar terus menjaga kesehatan dan pola hidup yang sehat agar terhindar dari berbagai penyakit khususnya kepada kaum perempuan agar menjaga bagian tubuhnya sehingga jauh dari kanker payudara maupun serviks," pesan Yuli kepada kader PKK dan seluruh kaum perempuan di Tangerang.

 

Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) Linda Gumelar menilai sosialisasi terkait gejala kanker payudara masih kurang sehingga angka kematian akibat penyakit tersebut tinggi.

 

"Masih banyak perempuan yang telat menyadari adanya gejala kanker payudara, akhirnya penyakit ini mereka temukan ketika sudah masuk pada tahap lanjut," kata Linda.  

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Tahanan Kasus Pencabulan Tangerang Gandir di RS Polri, IPW Soroti Dugaan Kelalaian Pengawasan

Tahanan Kasus Pencabulan Tangerang Gandir di RS Polri, IPW Soroti Dugaan Kelalaian Pengawasan

Rabu, 29 Juli 2026 | 19:39

Seorang tahanan Polresta Tangerang berinsial SW, 49, tewas setelah nekat gantung diri di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Minggu ‎26 Juli 2026, lalu.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill