Connect With Us

Masyarakat Harus Dilibatkan di Pilkada Tangsel

| Jumat, 30 Juli 2010 | 19:47

Komarudin Hidayat (tangerangnews / dira)

 
 

TANGERANGNEWS-November mendatang Tangsel akan menyelengarakan pemilihan walikota dan walikota . Dibanyak tempat, pilkada menjadi ajang bagi-bagi kekuasaan bagi elit politik. Keterlibatan warga biasanya hanya guna memenangkan pasangan calon tanpa pernah diajak ikut merumuskan dan dengan sendirinya mencari solusi bagi banyak persoalan daerah. 

Antara lain samapah, kemacetan transportasi , tata kota yang amburadul, infrastukur yang tidak terurus dan sebagainya. Untuk itu, jaringan pemilih tangerang selatan (JPTS) sebagai forum warga Tangsel berinisatif menyelengarakan pemilih Tangerang Selatan yang rencananya akan dilaksanakan pada hari minggu di Situ Gintung Kota tangsel.
 
Menurut Aenal yaqin kepada wartawan Jumat (30/) di Teraskota BSD Kota Tangsel mengatakan,  tujuan di bentuknya Jaringan pemilih Tangerang Selatan (JPTS) untuk menjadi sarana edukasi public tentang pentingnya kesadaran partisipasi public yang kuat dalam pengawalan Kota Tangsel agar tujuan awal pemekaran kota baru tercapai secara optimal.
 
Ia menambahkan kegiatan ini diharapakan mampu menjadi sarana artikulasi gagasan, aspirasi, impian dan kepentingan stakesholder Tangsel pada berbagai bidang. “ Terutama bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, kesejahteraan dan interaksi,” ujarnya.
 
Sementara itu, Rektor UIN Syarif Hidayattullah Prov. dr. Komarudin Hidayat mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran peta persoalan yang ada di Tangsel dan alternative solusinya secara kongkrit sekaligus memberikan saran dan masukan yang konstuktif bagi masa depan pembangunan Tangsel terutama peemerintah Kota Tangsel.
 
Untuk itu, peran serta masyarakat untuk terlibat dalam desain rencana dan program aksi diarahkan dalam usaha memunculkan calon walikota yang benar-benar bersih dari korupsi, memiliki kompetensi dan kapasitas memadai dan mampu menegakan prinsip-prinsip good governance serta berasal dari aspirasi bawah,” katanya
 
Dalam penyelenggaran kongres akan hadir sekitar 500 orang dan  beberapa tokoh-tokoh nasional, tokoh Tangerang selatan, akademisi perguruan tinggi di Tangsel, perwakilan 54 kelurahan se-tangsel perwakilan OKP dan Ormas, perwakilan Organisasi profesi, Mahasiswa dan Media.  (deddy)
 
 
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill