Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Jajaran Kepolisian Sektor Ciputat tengah memburu sejumlah pelaku pengeroyokan yang menyebabkan kematian seorang pemuda asal Kedaung, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (23/4/2020).
Kanit Reskrim Polsek Ciputat Iptu Erwin Subekti menjelaskan, guna memastikan kejadian sebenarnya, pihaknya akan mencari dan memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.
"Ya sementara kita tanya ke semua orang-orangnya. Semua kita cari dulu. Termasuk orang yang terlibat dalam tawuran," ujar Erwin saat dihubungi, Jumat (24/4/2020).
Namun, kata Erwin, dalam mencari keterangan itu pihaknya kini tengah dipersulit. Sebab, sejumlah oknum yang diduga terlibat pengeroyokan itu sudah melarikan diri.
"Orang-orang ini sudah melarikan diri. Sedang kita cari. Ya, mungkin mereka oknum yang ikut melakukan pengeroyokan, yang melarikan diri," tuturnya.
Sementara, kata dia, pihaknya tengah melakukan penyelidikan dari sejumlah bukti yang dimiliki, seperti dari video saat insiden pengroyokan itu terjadi.
Erwin menjelaskan, penyelidikan akan terus dilakukannya, guna memastikan unsur kejahatan yang terjadi.
"Ya intinya ada korban meninggal, semuanya harus kita mintai keterangan. Nanti unsurnya apa yang masuk. Apakah ini murni tawuran yang saling membalas, apa ada unsur main hakim sendiri atau tidak," pungkas Erwin.(RAZ/HRU)
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGFame Hotel Gading Serpong menawarkan paket staycation untuk menyambut Tahun Baru 2027 dengan harga mulai Rp899.999.
Pemerintah Provinsi (Pemptov) Banten mendorong agar seni bela diri tradisional pencak silat dapat dijadikan sebagai muatan lokal (mulok) maupun kegiatan ekstrakurikuler di berbagai satuan pendidikan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews