Connect With Us

Pemuda Kedaung Tewas Dikeroyok Massa, Begini Penjelasan Polisi

Rachman Deniansyah | Jumat, 24 April 2020 | 00:19

Ibunda korban di tempat pemakaman anaknya yang menjadi korban amuk massa, Kamis (23/4/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kanit Reskrim Polsek Ciputat Iptu Erwin Subekti menjelaskan ikhwan peristiwa yang merenggut nyawa seorang pemuda karena dikeroyok massa di Kampung Gunung, Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (22/4/2020) malam.

Erwin membenarkan bahwa pemicu tewasnya pemuda asal Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan, dipicu oleh teriakan oknum warga yang menyebut korban sebagai begal. 

Saat dikonfirmasi, Erwin menuturkan bahwa insiden nahas itu terjadi saat korban berinisal RR, 19 sedang merencanakan tawuran antar pemuda di Kampung Gunung, Jombang, Ciputat, Tangsel, Kamis (23/4/2020) dini hari. 

"Ya, tawuran, itu tawuran," ucap Erwin saat dihubungi, Kamis (23/4/2010).

Baca Juga :

Erwin melanjutkan, saat korban tengah melarikan diri, tiba-tiba ada teriakan yang menyebutkan bahwa korban seorang begal. 

"Ya mungkin karena dia (korban) tertinggal dari kelompoknya yang sudah melarikan diri," sambungnya. 

Mendengar teriakan tersebut, sejumlah orang pun langsung tersulut emosi. Kemudian mengejar dan mengeroyok korban hingga meregang nyawa. 

"Ya, jadi korban ketinggalan.  Dia mengambil HP-nya yang jatuh, dan diteriaki begal sama lawannya itu," imbuhnya.  

Namun, kata Erwin, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan kejadian sebenarnya. (RMI/RAC)

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

TEKNO
Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:28

Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill