Connect With Us

Tangis Kelaparan Yuli Warga Banten Tewas Setelah 2 Hari Tak Makan Terhenti

Redaksi | Selasa, 21 April 2020 | 06:00

Yuli Nur Amelia meninggal setelah sempat viral karena kelaparan dan sehari sebelum meninggal dia sempat mendapat bantuan dari Pemkot Serang. (TangerangNews.com 2020 / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Sebelum akhirnya meninggal pada Senin (20/4/2020), Yuli Nur Amelia sempat viral melalui video. Sebab, dia menangis di depan camera seraya menyatakan, keluarganya kelaparan karena selama dua hari belakangan hanya minum air putih saja. Sekeluarga Yuli termasuk yang terdampak tak bisa lagi mengais rejeki karena COVID-19.

 

Tuhan Berkehendak lain, meski akhirnya sempat dibantu pemerintah, tetapi penanganannya diduga telat. Hingga akhirnya Yuli meninggal pada pukul 15.00 kemarin.

“Saya datang sekitar 16.30 ke rumah duka. Sebab meninggalnya saya tidak tahu, saya tahunya itu ketika almarhum sedang dibawa ke Puskesmas Singandaru, sebelum sampai sudah tidak ada nyawa,” kata Camat Serang Tb. Yassin.

 

Dia mengenang saat dirinya mendatangi kediaman mendiang Yuli pada Minggu (19/4/2020), Yuli terlihat dalam kondisi segar bugar.

 

Yassin mengaku, tidak melihat adanya tanda-tanda bahwa mendiang sedang menderita suatu penyakit.


“Segar kok kondisinya. Sempat berbicara dengan saya juga. Sempat foto-foto dan berbicara. Jadi memang ketika mendengar bahwa hari ini beliau meninggal, saya cukup kaget. Cuma mungkin itu cara Allah untuk memberikan jalan yang terbaik,” katanya.




Sementara, Kholid suami Yuli juga terkejut dengan kepergian Yuli.  Sebab,  pagi sampai siang hari  kondisi Yuli tidak menemukan tanda-tanda sakit.

 

Yuli seperti biasa berinteraksi bersama dengan empat anaknya. “Segar dari pagi. Siang sekitar jam dua (14.00 WIB) saya dikasih tahu anak saya. Ayah, bunda pingsan,” ujar Kholid.


Namun, beberapa saat setelah dibawa ke Puskesmas sang istri menghembuskan nafas terakhirnya.

 

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

TANGSEL
Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:20

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.

NASIONAL
Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28

Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill