Connect With Us

Warga Kelaparan, Pemkot Tangerang Klaim Tak Telat Distribusikan Pangan

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 5 Februari 2020 | 13:48

Pemerintah Kota Tangerang Zuldin, Kabag Umum Setda mendistribusikan pangan atau makanan bagi pengungsi Korban Banjir Rabu (5/2/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Para pengungsi bencana banjir di GOR Periuk, Kota Tangerang sempat mengeluhkan kelaparan karena lambatnya distribusi pangan atau makanan.

Namun, Pemerintah Kota Tangerang mengeklaim tak telat mendistribusikan bahan-bahan pangan bagi pengungsi. 

"Kami selalu berupaya mendistribusikan makanan tepat waktu," ujar Zuldin, Kabag Umum Setda Kota Tangerang saat ditemui di dapur umum Puspemkot Tangerang, Rabu (5/2/2020). 

Menurutnya, 200 nasi bungkus telah didistribusikan dapur umum Puspemkot Tangerang kepada warga terdampak banjir per pagi ini. Untuk menunda kelaparan, kata dia, setiap pagi warga terdampak banjir menerima makanan berupa roti. 

"Untuk pagi mengantisipasi makanan telat, kami berikan roti. Dan per pagi ini sudah kami penuhi kebutuhan makanan pengungsi," katanya. 

Menurut Zuldin, kondisi psikologis warga yang sedang mengungsi berbeda dengan warga pada umumnya. Ia menyebut, kelaparan yang terjadi di pengungsian karena mereka kelelahan.

"Itu psikologinya kan berbeda. Jadi, memang mereka cepat lapar," ucapnya. 

Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Periuk terjadi sejak Sabtu (1/2/2020). Hingga siang ini, air setinggi lebih-kurang 200 centimeter masih menggenangi pemukiman di Kelurahan Gebang Raya, Periuk dan Gembor. 

	Pemerintah Kota Tangerang Zuldin, Kabag Umum Setda mendistribusikan pangan atau makanan bagi pengungsi Korban Banjir Rabu (5/2/2020).

Berdasarkan data, terdapat 10.883 warga terdampak banjir. Sementara untuk warga yang mengungsi di sejumlah posko pengingsian, kata Zuldin, ada 4.000-an jiwa. 

Zuldin menuturkan, dapur umum dibuka di gedung Puspemkot Tangerang sejak Selasa (4/2/2020). Sementara dapur umum di kantor Kecamatan Periuk dan posko-posko pengungsian dibuka hari perdana banjir. 

"Sejak awal dapur umum Puspem dibuka sudah mendistribusikan makanan 3.400 nasi bungkus," tuturnya. 

Ia menambahkan, pemenuhan kebutuhan energi bagi masyarakat tak hanya dilakukan Pemkot Tangerang.

Kata dia, para donatur yang berasal dari berbagai instansi dan masyarakat umum pun turut serta menyumbang bahan-bahan pangan. 

"Jadi, semoga distribusi makanan bagi pengungsi selalu tercukupi," pungkasnya. (RAZ/RAC)

KAB. TANGERANG
Cari Rongsokan, Pemulung Tersasar di Gorong-Gorong Kawasan Puspemkab Tangerang

Cari Rongsokan, Pemulung Tersasar di Gorong-Gorong Kawasan Puspemkab Tangerang

Sabtu, 7 November 2026 | 19:35

Warga di sekitar Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa, dihebohkan dengan seorang pemulung yang sempat tersasar di dalam saluran gorong-gorong, Jumat 6 November 2026, malam.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

NASIONAL
Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah

Pengangguran Anak Muda Tembus 17 Persen, Upah Stagnan Bikin Gen Z Tunda Menikah dan Beli Rumah

Sabtu, 7 November 2026 | 15:43

Tingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill