Connect With Us

Satpol PP Antisipasi Maling di Pengungsian Banjir Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 4 Februari 2020 | 15:50

Kabid Linmas Satpol PP Kota Tangerang Wawan Fauzi saat ditemui awak media, Selasa (4/2/2020). Wawan mengungkapkan Satpol PP mengantisipasi aksi maling di tempat pengungsian warga. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang mengantisipasi aksi maling di tempat pengungsian warga terdampak banjir. 

Kabid Linmas Satpol PP Kota Tangerang Wawan Fauzi mengatakan para petugas Satpol PP diterjunkan di sejumlah pengungsian banjir untuk mengantisipasi kehilangan barang warga. 

"Kami selalu monitor dan siaga dalam mengantisipasi maling," ujarnya saat ditemui TangerangNews di kawasan Periuk, Kota Tangerang, Selasa (4/2/2020).

Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Periuk terjadi sejak Sabtu (1/2/2020). Hingga siang ini, air setinggi 100 sentimeter masih menggenangi pemukiman di Kelurahan Gebang Raya, Periuk, dan Gembor. 

Berdasarkan data, terdapat 10.883 warga terdampak banjir. Sementara untuk warga yang mengungsi, masih dilakukan pendataan. Adapun lokasi pengungsian warga berada di gelanggang olahraga (GOR) dan sekretariat RW. 

Menurut Wawan, berbagai modus akan dilakukan maling untuk melancarkan aksinya, termasuk saat warga mengalami musibah banjir. 

Ia mengimbau kepada warga terdampak banjir untuk tetap waspada dalam mengantisipasi aksi maling. Ia ingin warga turut menjaga barang berharganya. 

"Sejauh ini masih belum ada warga yang mengeluhkan barangnya hilang," pungkasnya. (RAZ/RAC)

BANTEN
KMP Batumandi Terbalik Pascakebakaran, Polisi Gagal Olah TKP Gegara Suhu Kapal Masih Panas

KMP Batumandi Terbalik Pascakebakaran, Polisi Gagal Olah TKP Gegara Suhu Kapal Masih Panas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:55

Perkembangan terbaru mengenai insiden kebakaran KMP Batumandi milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), pada Selasa 20 Oktober 2026, kemarin memasuki babak baru.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

KAB. TANGERANG
Bikin Jalan Licin dan Berdebu, Warga Sindang Jaya Tangerang Keluhkan Aktivitas Truk Galian Tanah PT Suvarna Sutera

Bikin Jalan Licin dan Berdebu, Warga Sindang Jaya Tangerang Keluhkan Aktivitas Truk Galian Tanah PT Suvarna Sutera

Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:03

Aktivitas pengangkutan tanah hasil galian di Kampung Malangnengah, Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, dikeluhkan warga setempat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill