Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Tangerang Selatan belum berpengaruh signifikan pada penurunan kasus virus Corona.
Hingga pelaksanaan hari ketiga ini, Senin (20/4/2020), jumlah kasus COVID-19 masih bertambah.
Data dirilis Satuan Gugus Tugas COVID-19 Kota Tangsel per tanggal 20 Maret 2020 pada laman resminya lawancovid19.tangerangselatankota.go.id, terjadi penambahan kasus sebanyak 71. Peningkatan tersebut terjadi pada semua kategori.
Untuk kasus pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19, bertambah sebanyak enam kasus. Sehingga saat ini jumlahnya menjadi 82 kasus.
Pasien positif COVID-19 yang masih dirawat bertambah lima orang. Sebelumnya hanya 44, saat ini telah mencapai 49. Peningkatan tersebut diikuti oleh pasien positif COVID-19 yang dinyatakan sembuh. Saat ini telah berjumlah 15 pasien, dari yang sebelumnya hanya 14 pasien. Sementara, untuk, pasien positif yang dinyatakan meninggal dunia, masih 18 orang.
Sedangkan, pada kasus pasien dalam pengawasan (PDP), terjadi peningkatan sebanyak 24 kasus. Sehingga jumlah kasus PDP saat ini berjumlah 329 kasus.
Adapun rinciannya, yakni 270 pasien masih dalam perawatan. Angka tersebut mengalami peningkatan sebanyak 14 kasus.
Peningkatan tersebut juga diikuti jumlah PDP yang sembuh, saat ini mencapai 18 orang. Selain itu, diikuti pula dengan kasus PDP yang meninggal dunia yang telah mencapai 41 pasien, artinya bertambah tiga pasien dari publikasi sebelumnya.
Sementara itu, peningkatan jumlah kasus juga terjadi pada orang dalam pemantauan (ODP). Pasien tergolong ODP di Tangsel bertambah sebanyak 41 orang, sehingga berjumlah 849 orang. Jumlah sebelumnya sebanyak 808.
Adapun rinciannya, 204 pasien yang masih dipantau dan 204 pasien lainnya dinyatakan sembuh. (RMI/RAC)
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGPeringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan
Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.
Bagi masyarakat yang menjadi korban pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dapat mendatangi polres setempat untuk mengecek keberadaanya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews