Tangsel Digital Academy Asah Skill IT Pelajar, Berpeluang Direkrut Diskominfo
Jumat, 17 April 2026 | 14:37
Kabar gembira bagi para pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang bercita-cita menjadi ahli digital.
TANGERANGNEWS.com-Jumlah pasien positif Corona di Kota Tangsel yang berhasil melawan virus tersebut bertambah. Saat ini, berdasarkan data yang dilansir dari di situs lawancovid19.tangerangselatankota.go.id, Rabu (15/4/2020), sudah 10 orang yang dinyatakan sembuh.
Dalam sepekan terakhir, grafik pasien positif yang dinyatakan sembuh terus bertambah. Senin, 13 April 2020 tiga orang, melonjak keesokan harinya menjadi sembilan orang, karena pada Selasa, 14 April, enam orang dinyatakan sembuh.
Kemudian, satu orang kembali dinyatakan sembuh pada Rabu, 15 April 2020. Sehingga jumlah pasien positif yang telah sembuh mencapai 10 orang.
Sebelumnya, Wali Kota Airin Rachmi Diany berharap agar jumlah warga Tangsel yang sembuh karena COVID-19 ini terus bertambah.
"Mari kita upayakan bersama. Upaya itu mari kita lakukan mulai dari hulu hingga hilir. Harapannya, yang sakit menjadi sembuh, yang sembuh menjadi sehat, dan yang sehat tetap sehat," ujar Airin, Selasa (14/4/2020).
Namun disamping bertambahnya jumlah pasien positif yang sembuh, kasus warga yang dinyatakan positif juga bertambah, hingga kini ada 49 orang dengan jumlah kematian akibat positif sebanyak 16 orang.
Sedangkan, untuk kasus orang dalam pemantauan (ODP) saat ini telah mencapai 660 kasus (528 orang masih dipantau, dan 132 lainnya dinyatakan sembuh).
Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Tangsel Tulus Muladiono mengatakan, ODP didominasi orang dewasa.
"Kebanyakan ODP itu orang dewasa," singkatnya tulus kepada wartawan, Rabu (15/4/2020).
Sedangkan, untuk kasus pasien dalam pengawasan (PDP), saat ini telah mencapai 253 kasus. Dari jumlah itu, 207 pasien masih dalam perawatan. Kemudian 35 pasien meninggal dunia, dan 11 sembuh.(RMI/HRU)
Kabar gembira bagi para pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang bercita-cita menjadi ahli digital.
TODAY TAGLibur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.
Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
Siang kemarin, Kamis 16 April 2026, TangerangNews bersama para wartawan lainnya mencoba kulineran ke Hampton Square di kawasan Gading Serpong. Cuaca di luar terasa memang panas, begitu masuk ke salah satu tenant Gudeg Mercon Bu Prih
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews