Connect With Us

30 Jenazah Corona Sudah Dimakamkan di TPU Selapajang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 16 April 2020 | 13:47

Proses pemakaman jenazah berstatus penderita virus corona di TPU Selapajang, Neglasari, Kota Tangerang, Kamis (16/4/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Sebanyak 30 jenazah sudah dimakamkan dengan protokol pemakaman COVID-19 di tempat pemakaman umum (TPU) Selapajang, Neglasari, Kota Tangerang.

Kepala UPT TPU Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Tangerang, Dedi Yuri Hermawan mengatakan, 30 jenazah yang meninggal berstatus COVID-19 ini terdiri dari muslim dan non muslim.

"Untuk jenazah yang muslim 22. Sedangkan non muslim 8. Ini statusnya penderita corona," ujarnya kepada TangerangNews melalui telepon, Kamis (16/4/2020).

Yuri mengatakan jenazah tersebut merupakan warga Kota Tangerang. Mereka dimakamkan sesuai dengan protokol.

"Petugas kami saat melakukan proses pemakaman dilengkapi alat pelindung diri (APD)," katanya. 

Proses pemakaman jenazah berstatus penderita virus corona di TPU Selapajang, Neglasari, Kota Tangerang, Kamis (16/4/2020).

Dia menambahkan tidak ada pemungutan biaya terkait pemakaman jenazah COVID-19.

Selain itu, kata dia, tidak ada penolakan dari warga sekitar karena jajaran Pemerintah Kota Tangerang diklaim telah melakukan sosialisasi. 

"Tidak ada penolakan. Kami bersama pihak kelurahan sudah sosialisasi," pungkasnya.

Namun, jumlah jenazah yang disebutkan berbeda dengan data pada situs https://maps.tangerangkota.go.id/corona/ yang diakses hari ini, pukul 13.30 WIB.

Berdasarkan data yang tercatat, hanya 13 warga Kota Tangerang yang meninggal berstatus penderita COVID-19. (RAZ/RAC)

NASIONAL
Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Ini Kata BMKG

Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Ini Kata BMKG

Kamis, 22 Januari 2026 | 09:48

Hingga memasuki awal tahun 2026, hujan masih turun dengan intensitas cukup tinggi di banyak wilayah Indonesia. Kondisi cuaca basah yang berkepanjangan ini berdampak pada aktivitas harian masyarakat dan memicu kekhawatiran terhadap risiko banjir

BANTEN
Jangan Keliru, Dokter Jelaskan Bedanya Super Flu dengan Influenza Biasa    

Jangan Keliru, Dokter Jelaskan Bedanya Super Flu dengan Influenza Biasa   

Jumat, 23 Januari 2026 | 15:21

Masyarakat umum dan orang tua banyak mempertanyakan apakah super flu merupakan penyakit baru atau berbeda dari influenza yang selama ini dikenal.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill