Connect With Us

Masih Zona Oranye, KBM Tatap Muka di Tangsel Kandas

Rachman Deniansyah | Kamis, 13 Agustus 2020 | 19:31

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Taryono. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kegiatan belajar mengajar (KBM) sekolah di Kota Tangsel belum dapat diselenggarakan secara tatap. Hal ini dipicu karena wilayah ini masih berstatus zona oranye COVID-19.

Pemerintah Kota Tangsel melalui Dinas Pendidikan pun masih memberlakukan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ, meskipun kalender pendidikan untuk jejang Sekolah Dasar (SD) dan Menengah Pertama (SMP) telah memasuki tahun kalender 2020-2021.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Taryono mengatakan, sistem pembelajaran tatap muka hanya bisa diterapkan oleh wilayah yang sudah zona berwarna hijau dan kuning COVID-19.

"Pembelajaran tatap muka dilaksanakan sesuai dengan surat keputusan bersama (SKB) empat Menteri. Ada penyesuaian status COVID-19 daerah juga, kemarin ada penyesuaian bahwa ketika status daerah sudah hijau atau kuning, maka boleh melaksanakan pembelajaran tatap muka," ungkap Taryono, Kamis (13/8/2020). 

Karena telah berstatus zona oranye, yang dapat dilakukan pihaknya pun menyiapkan sekolah menyelenggarakan KBM tatap muka di tengah situasi pandemi virus Corona.

Sekolah harus benar-benar menyediakan sarana sesuai dengan protokol pencegahan penularan virus Corona, diantaranya ketersediaan tempat mencuci tangan.

Hal ini, kata dia, untuk menyongsong jika suatu saat Tangsel telah masuk zona hijau.

"Kami siapkan fasilitas yang harus ada ketika siswa kembali ke sekolah nanti. Sekolah harus memiliki wastafel yang cukup untuk semua jumlah siswanya," katanya. 

Pola KBM tatap muka saat Pandemi COVID-19 ini juga merubah jumlah kehadiran siswa. Dalam setiap pertemuan, hanya diperkenankan sebanyak 50 persen dari jumlah murid per kelasnya. 

"Nanti diatur (KBM) tatap muka di sekolah dan siswa yang belajar di rumah. Kemudian juga menyiapkan masker dan hand sanitizer. Jika pada saatnya nanti sudah boleh tatap muka, sekolah sudah siap," pungkasnya.

Sebelumnya beredar informasi, KBM tatap muka akan digelar di Tangerang Raya pada September mendatang. Namun, Dinas Pendidikan Tangsel mengacu kepada surat keputusan bersama (SKB) empat Menteri, dimana KBM tatap muka hanya bisa digelar ketika Tangsel sudah berstatus zona hijau atau kuning COVID-19. (RMI/RAC)

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Tinjau Pabrik Motor Listrik di Tangerang, Wapres Gibran Tegaskan Kurikulum Harus Nyambung dengan Industri EV

Tinjau Pabrik Motor Listrik di Tangerang, Wapres Gibran Tegaskan Kurikulum Harus Nyambung dengan Industri EV

Kamis, 30 Juli 2026 | 22:31

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan pentingnya memperkuat keterkaitan (link and match) antara dunia pendidikan dan industri, guna mencetak sumber daya manusia (SDM) yang adaptif terhadap teknologi masa depan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill