Connect With Us

KPUD Tangsel "Pelit" Sosialisasi

| Selasa, 24 Agustus 2010 | 16:47

Anggota KPUD Tangsel saat dilantik di Puspem Kota Tangsel. (tangerangnews / dira)


TANGERANGNEWS
-Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel tinggal menghitung hari. Namun pesta lima tahunan itu tampak tak meriah. Pasalnya KPUD Tangsel sebagai penyelenggara sepertinya tak pernah melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Padahal anggaran sosialisasi cukup besar yakni Rp 700 juta.

Berdasarkan pantauan TangerangNews.com dilapangan, di beberapa ruas jalan tidak tampak ada poster, spanduk atau baliho mengenai Pikada wali kota Tangsel mendatang. Informasi mengenai Pilkada Tangsel hanya berupa countdown yang hanya ada di beberapa ruas jalan.

"Kami memang tidak secara banyak menyebar spanduk atau poster sosialisasi Pilkada," kata Ketua KPU Tangsel Iman Perwira Bachan, Selasa (24/8) diruang kerjanya.

Iman menjelaskan bahwa anggaran yang digunakan untuk sosialisasi memang mencapai Rp 700 juta. Anggaran ini digunakan untuk sosialisasi pembuatan spanduk atau baliho dan poster dan pertemuan dengan ormas, hingga ke pertemuan sosialisasi di tingkat kelurahan.

"Fokus kami memang tidak selalu dengan cara memasang banyak spanduk dan poster. Kami menggunakan anggaran itu untuk sosialisasi dengan berbagai metode itu," ungkapnya.

Metode sosialisasi yang demikian, lanjutnya, dinilai lebih efektif dibandingkan dengan sosialisasi penyebaran spanduk atau poster. (deddy)

 
TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill