Connect With Us

Tiap Hari Puluhan Ton Sampah Plastik Bertebaran di Tangsel

Rachman Deniansyah | Selasa, 10 November 2020 | 21:20

Tampak sampah menumpuk di jalan wilayah Serua Indah, Ciputat Tangsel. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Meski penggunaan plastik di sejumlah wilayah sudah dilarang. Namun puluhan ton sampah jenis plastik masih menggunung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Kota Tangsel, setiap harinya.  

 

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Yepi Suherman menuturkan dari sebanyak 400 ton sampah yang dihasilkan, terdapat 11 persen diantaranya merupakan sampah plastik, atau hampir mencapai sebanyak 44 ton.

 

"Kalau sampah plastik di kita itu ada sekitar 11 persenan. Lebih kurang dari jumlah sampah (400 ton) per harinya," ungkap Yepi kepada Tangerangnews.com saat dihubungi, Selasa (10/11/2020). 

 

Jumlah tersebut masih terbilang banyak, meski surat edaran terkait pengurangan pemakaian plastik sempak digalakkan beberapa waktu lalu. 

 

"Pernah ada, Imbauan Wali Kota terkait pengurangan (plastik). Tapi kalau secara signifikan sih enggak (berpengaruh), karena mungkin dari perilaku sih susah dari masyarakat.Tapi kalau lingkup aparat, pemerintah kita musti menerapkan gitu, sebagai contoh," tuturnya.

 

Menurut Yepi, hingga saat ini pengurangan sampah plastik masih sulit diterapkan. 

 

"Lebih-lebih kalau sampah di pasar tradisional itu masih pakai plastik untuk kemasannya," katanya.

Namun nantinya jika memang persoalan sampah plastik itu makin tak dapat dikendalikan, Yepi menegaskan bahwa pihaknya akan membuat peraturan tegas atas penggunaan sampah plastik, seperti di Kota Bogor, dan lainnya. 

 

"Kita lihat kondisinya nanti, karena kalau memang di sini sudah sangat parah. Ya mau tidak mau harus dibuat aturan juga kan untuk pelarangan atau denda gitu kan ya," katanya. 

 

Nenurutnya dalam membuat aturan perlu kajian matang dahulu."Karena di tempat lain pun larangan tas plastik sudah diedarkan ke beberapa supermarket," pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill