Connect With Us

Diterpa Isu Politik Uang, Muhamad Sebut Tidak Mempengaruhi Elektabilitas

Achmad Irfan Fauzi, Rachman Deniansyah | Rabu, 9 Desember 2020 | 14:26

Pasangan calon nomor urut 1 Muhamad-Saraswati berswa foto selepas pencoblosan, Tangerang Selatan, Rabu (9/12/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pasangan calon nomor urut 1 Muhamad-Saraswati optimis memenangkan Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) 2020, meski sempat diterpa isu politik uang sebelum pencoblosan.

"Ya optimis kita menang," ujar Muhamad setelah menggunakan hak pilihnya di Tangsel, Rabu (9/12/2020). 

Saat menggunakan hak pilihnya, Muhamad mengaku mengecek surat suara untuk memastikan tidak ada yang rusak. 

"Mudah mudahan berjalan lancar di seluruh semua TPS itu harapan kita. Mudah mudahan harapan kita nomor 1 menang," imbuhnya. 

 

Muhamad menyebut adanya isu-isu yang menerpa Saraswati belakangan ini tak mempengaruhi elektabilitasnya. 

Menurutnya, adanya dugaan politik uang bagi pasangan calon lainnya juga merupakan hal yang biasa dalam penyelenggaraan pemilu. 

"Kita yakin ada di jalur yang benar," ucapnya. 

Sementara Saraswati mengucapkan apresiasi kepada partai koalisi dan relawannya yang turut mengawal berjalannya Pilkada hingga sampai proses pemungutan dan penghitungan suara. 

"Berharap masyarakat bisa meningkatkan partisipasi untuk pemilih Tangsel," pungkasnya. (RAZ/RAC)

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

TEKNO
Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat, Coway Boyong Solusi Filtrasi Canggih ke ICE BSD City

Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat, Coway Boyong Solusi Filtrasi Canggih ke ICE BSD City

Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:50

Kualitas air dan udara di Indonesia kini menjadi perhatian serius di tengah musim kemarau panjang akibat fenomena cuaca ekstrem.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill