Connect With Us

Angka Kematian Meningkat, Pemkot Tangsel Injak Rem Pengetatan PSBB

Rachman Deniansyah | Kamis, 7 Januari 2021 | 18:23

Polisi berjaga di posko check point PSBB. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota Tangerang Selatan kembali akan melakukan pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sejak 11 hingga 25 Januari 2021 mendatang. 

Keputusan tersebut sesuai dengan kebijakan Pemerintah Pusat yang akan mengetatkan PSBB di seluruh wilayah Pulau Jawa dan Bali.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangsel Fuad menjelaskan, selain ikut dengan peraturan Pemerintah Pusat, pengetatan juga dilakukan guna menekan angka kematian yang meningkat.

Angka kematian akibat COVID-19 di Tangsel, tercatat sudah mencapai 5 persen. Angka tersebut naik dari sebelumnya, yakni sebesar 4,3 persen, dengan angka kesembuhan mencapai 84,4 persen. 

”Dengan keadaan angka tersebut, diharapkan masyarakat bisa lebih disiplin, agar bisa pelaksanaan proses pencegahan penularan COVID-19 bisa dilakukan dengan maksimal,” ujar Fuad melalui keterangan resminya, Kamis (7/1/2021).

Baca Juga :

Untuk menindaklanjuti itu, Fuad mengatakan, bahwa kini Pemkot Tangsel tengah menyusun segala peraturan yang nantinya akan diterapkan dalam pengetatan PSBB mendatang. 

Selain itu, Satgas Tugas COVID-19 juga diperintahkan untuk mengambil peran lebih dalam menyadarkan masyarakat untuk mematuhi 4 M sebagai protokol kesehatan. 

”Serta kita juga akan mengoptimalisasi 3-T, yaitu tracking, testing dan treatment. Yang mana untuk 3 T ini Pemerintah sudah menyiapkan semaksimal mungkin ruang perawatan bagi kasus positif," tuturnya. 

Selain itu, Fuad menegaskan, pihaknya akan kembali meningkatkan fungsi pengawasan di daerahnya.

"Dengan meningkatkan pelaksanaan Operasi Yustisi yang akan dilaksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja aparat Kepolisian dan melibatkan unsur TNI," pungkasnya.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill