Connect With Us

Tangsel Zona Merah Lagi, Airin: Angka positif & Kematian Bertambah

Rachman Deniansyah | Selasa, 1 Desember 2020 | 16:48

Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan Provinsi Banten kembali menetapkan status wilayah Kota Tangerang Selatan menjadi zona merah penyebaran COVID-19 dengan tingkat resiko penularan yang tinggi, per tanggal 30 November 2020.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany menyebut kembalinya status Tangsel menjadi zona merah tersebut diakibatkan oleh adanya peningkatan kasus COVID-19, baik positif ataupun kasus kematian. 

"Tadi saya tanya kenapa Tangsel kembali menjadi zona merah, (ternyata) ada penambahan positif dan kematian," kata Airin kepada awak media, Selasa (1/12/2020). 

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Banten pertanggal 30 November 2020, terdapat penambahan kasus positif sebanyak 19 pasien. Sehingga menambah pasien yang dirawat menjadi 453 pasien. 

Sedangkan pasien meninggal dunia di Tangsel kini telah mencapai 117 orang, dengan angka kesembuhan mencapai 2.268 orang. 

Atas data tersebut, Airin menegaskan bahwa kini pihaknya tengah fokus melakukan penelusuran atau tracking guna memutus penyebaran virus berbahaya tersebut.

Data Informasi COVID-19 Provinsi Banten.

"Kita lakukan tracking, penambahan positif ini karena apa dan di mana, serta bagimana? Kalau kematian kan sudah jelas ya, karena orang yang datang ke rumah sakit terlambat," terangnya.

Ia menyebut bahwa meningkatnya kasus COVID-19 di Tangsel, mayoritas disebabkan oleh adanya transmisi lokal atau paparan virus dari lingkungan masyarakat itu sendiri.

"Sejauh ini kepatuhan masih tetap sama ini sudah kita tanyakan ke Dinkes. Trackingnya sebetulnya itu dari mana? Yang pasti adalah transmisi lokal," katanya. 

Untuk itu, Airin mengimbau masyarakat untuk tetap patuh menjalani protokol kesehatan.

"Oleh karena itu, yang penting adalah disiplin terhadap protokol kesehatan. Pakai masker hingga menutupi hidung, jaga jarak, dan cuci tangan," pungkasnya. (RAZ/RAC)

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

KOTA TANGERANG
Truk di Bangka Kepergok Hendak Selundupkan 4,7 Ton Balok Timah ke Kota Tangerang

Truk di Bangka Kepergok Hendak Selundupkan 4,7 Ton Balok Timah ke Kota Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 19:58

Direktorat Polairud Polda Bangka Belitung (Babel) menggagalkan upaya penyelundupan 231 balok timah ilegal di wilayah Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

BANTEN
Padam 3 Jam! Ini Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir di Tangerang Raya Jumat Ini

Padam 3 Jam! Ini Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir di Tangerang Raya Jumat Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:27

Sejumlah wilayah di Tangerang Raya akan mengalami pemadaman listrik bergilir pada Jumat, 19 Juni 2026. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikokol, Serpong, Teluknaga, dan Cikupa, mengumumkan penerapan manajemen beban sementara

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill