Connect With Us

Lapak Pemulung di Pondok Aren Terbakar, Ratusan Masyarakat Mengungsi

Rachman Deniansyah | Rabu, 25 Agustus 2021 | 19:22

Kobaran api sekitar lapak pemulung di wilayah Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu, 25 Agustus 2021 dini hari. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kobaran api membumbung tinggi membakar apa saja yang ada sekitar lapak pemulung di wilayah Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu, 25 Agustus 2021 dini hari. 

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.15 WIB. 

Kepulan asap hitam pun terlihat membumbung begitu tinggi seiring dengan hembusan angin kencang yang membuat kobaran api kian mengganas. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Uci Sanusi menuturkan, api semakin membesar dikarenakan banyak barang yang sangat mudah terbakar. 

	Kobaran api sekitar lapak pemulung di wilayah Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu, 25 Agustus 2021 dini hari.

"Lapak pemulung yang terbakar. Kebanyakan barang hasil pengepulan yang terpilah," ujar Uci saat dihubungi. 

Hingga kini belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. 

"Penyebabnya belum diketahui, kami menerjunkan hingga sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dan 50 personel," paparnya. 

Api baru berhasil dipadamkan usai petugas berjibaku selama sekitar lima jam.

Kobaran api sekitar lapak pemulung di wilayah Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu, 25 Agustus 2021 dini hari.

Beruntung, tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut. 

"Korban jiwa nihil. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta," ujarnya. 

Kendati demikian akibat kebakaran itu, banyak korban yang terdampak dan harus rela mengungsi sementara. 

Pasalnya, lapak tersebut juga digunakan sebagai tempat tinggal oleh sebagian orang. 

"Tepatnya kita tidak mendata. Tapi informasi sementara mencapai 100 orangan. Saat ini dari RT setempat sedang koordinasi dengan kewilayahan," pungkasnya.

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill