Connect With Us

Ngaku Polisi, Motor Jambret Apes Tertinggal saat Rampas Ponsel Milik Remaja di Pamulang

Rachman Deniansyah | Sabtu, 4 September 2021 | 20:28

Ilustrasi Jambret saat beraksi. (@TangerangNews2020 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kawanan jambret yang mengaku sebagai aparat Kepolisian, beraksi di Kawasan Perumahan Sinar Pamulang, Tangerang Selatan pada Sabtu, 4 September 2021 siang.

Pelaku yang disinyalir berjumlah tiga orang itu, menyasar seorang remaja bernama Ramadhan Putra Habibie, 13, sebagai korbannya. 

Kepada TangerangNews, Ramadhan bercerita, peristiwa itu bermula saat dirinya hendak pergi ke rumah teman. 

"Kejadian antara pukul 13.00 sampai 14.00 WIB siang. Saat itu saya disuruh ibu untuk mengambil buku," ujar Ramadhan saat dihubungi. 

Kala itu korban seorang diri. Tiba-tiba, datang dua orang mencurigakan yang mengaku sebagai anggota polisi. 

Baca Juga :

Keduanya menghampiri korban dengan mengendarai motor yang berbeda. 

"Kemudian saya diberhentikan. Dia ngaku polisi. Katanya ada kasus pembacokan yang dilakukan oleh remaja seusia saya," kata korban. 

Usai diberhentikan, kedua pelaku langsung seolah menginterogasi korbannya dengan saling berbagi peran. 

"Yang satu ngaku komandannya. Dicek sama dia, terus ponsel juga dicek. Habis dicek, mereka pura-pura masukan ke dalam tas saya. Tapi saat sudah dimasukan, ponsel saya malah dimasukan ke dalam kantongn pelaku," tuturnya. 

Kala itu korban sadar, jika dirinya telah menjadi korban. Sontak, Ramadhan pun berusaha menyerang korban dengan kemampuan bela diri yang dimilikinya. 

"Saya tarik, terus saya tonjok yang satu. Tapi pelaku satu lagi yang ngaku komandan dia kabur duluan pakai motor. Temannya yang saya tonjok ditinggal," ungkap Ramadhan. 

Namun lucunya, pelaku yang dipukul  korban, justru panik lari tunggang langgang meninggalkan motornya. 

Namun tetap, pelaku licik itu mampu melarikan diri berkat bantuan komplotannya yang sudah bersiaga di sekitar lokasi. 

"Motornya ditinggal, motor Honda Vario. Tapi dia berhasil kabur. Jadi ada temannya yang lain nungguin," ujar Ramadhan. 

Atas kejadian yang dialaminya itu, korban pun langsung segera membuat laporan di Polsek Pamulang. Ia menceritakan seluruh kronologis dan ciri pelaku yang diingatnya. 

"Badannya gemuk, mukanya lebar, lalu rambutnya cepak. Mereka pakai jaket semua. Kalau motornya, kata polisi itu bodong," tandasnya.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

KOTA TANGERANG
Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

TANGERANGNEWS.com-Upaya penanganan banjir di Kota Tangerang dan wilayah sekitarnya terus dikebut melalui proyek percepatan normalisasi Kali Angke.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill