Connect With Us

Ini 7 Wilayah Tangsel Terendam Banjir

Rachman Deniansyah | Senin, 8 November 2021 | 01:59

Tangkapan layar genangan air di Kampung Wadasari RT 03/02, Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Minggu, 7 November 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak siang hari, menyebabkan sejumlah wilayah Tangerang Selatan terendam banjir. 

Air semakin meninggi hingga merendam permukiman warga pada Minggu, 7 November 2021. 

Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Kota Tangsel, Urip Supriyatna mengatakan, sedikitnya terdapat tujuh wilayah yang dilanda banjir. 

Dari ketujuhnya titik banjir tersebut, mayoritas berada di wilayah Pondok Aren. 

"Yang pertama terjadi di Kampung Wadasari RT 03/02, Pondok Betung, Pondok Aren. Banjir diakibatkan oleh drainase yang tidak dapat menampung debit air. Namun pada pukul 18.00 WIB air surut," tutur Urip kepada saat dikonfirmasi.  

Hal yang sama, turut dialami oleh warga Kampung Pondok Aren RW 01, Tangsel. Sedikitnya ada 8 RT yang terendam. Ketinggiannya bervariasi, banjir mulai dari 60-100 sentimeter.

Urip mengatakan, penyebabnya pun sama. Diduga lantaran intensitas hujan yang deras dan mengguyur cukup lama. Sehingga drainase tak dapat menampung debit air. 

 "Kondisi hingga pukul 19.25 WIB air berangsur surut dengan ketinggian kurang lebih 50 sentimeter," imbuhnya. 

Masih di wilayah yang sama banjir juga terjadi, namun merendam sejumlah rumah di lingkungan RW yang berbeda.

"Lokasi masih di Kampung Pondok Aren RW 003, ada 3 RT yang terendam. Ketinggian banjir mulai dari 60-100 sentimeter. Hingga pukul 19.25 WIB, air berangsur surut dengan ketinggian kurang lebih 50 sentimeter," terangnya.

Selain ketiga wilayah tersebut, Urip menjelaskan, banjir juga terjadi di wilayah Perumahan Jurang Mangu Permai, Jurang Mangu Barat, Pondok Aren.

"Di sana banjir setinggi 30-60 sentimeter," tuturnya. 

Hingga pukul 20.00 WIB air masih menggenangi pemukiman warga dengan ketinggian kurang lebih 40 sentimeter, namun berangsur surut.

Urip mengatakan, lokasi banjir kelima berada di Pondok Safari RT 03/15, Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Tangsel.

Ketinggian berkisar 30-60 sentimeter. Meski berangsur surut, hngga pukul 20.00 WIB air masih menggenangi pemukiman warga dengan ketinggian 50 sentimeter.

Lokasi selanjutnya, terjadi di Komplek Pondok Payung Mas RW 12, Cipayung, Ciputat, Tangsel. Air mulai menggenang sekitar pukul 18.00 WIB.

Banjir terjadi akibat intensitas hujan lebat pada pukul 14.00 WIB dengan durasi hingga lebih dari satu jam. 

"Sehingga drainase tidak dapat menampung debit air. Ketinggian banjir mencapai 50 sentimeter," sambungnya. 

Namun air, secara berangsur kini mulai surut. Menurut pantauan timnya di lapangan, hingga pukul 20.00 WIB air masih menggenang. 

"Kini kami memonitoring serta berkoordinasi dengan pihak lingkungan setempat," kata Urip. 

Terakhir, lokasi banjir dengan genangan air yang cukup tinggi terjadi di Jalan Flamboyan Bawah RT 06/12, Rempoa, Ciputat Timur, Tangsel. 

"Tingginya mencapai 70 hingga 100 sentimeter," tuturnya. 

Akibat bencana tersebut, sedikitnya terdapat 360 keluarga yang terdampak banjir. 

 

"Banjir mengakibatkan 360 KK (keluarga) terdampak. Namun hingga pukul 18.00 WIB, air sudah kembali surut," pungkasnya.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

KAB. TANGERANG
Warga Pagedangan Terpaksa Minum dari Sungai Keruh dan Bau Gegara 5 Bulan Krisis Air Bersih

Warga Pagedangan Terpaksa Minum dari Sungai Keruh dan Bau Gegara 5 Bulan Krisis Air Bersih

Kamis, 17 September 2026 | 23:31

Kemarau ekstrem menyebabkan krisis air bersih di Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill