Connect With Us

Cegah Banjir di Musim Hujan, DPU Revitalisasi Sejumlah Sungai di Tangsel

Rachman Deniansyah | Selasa, 2 November 2021 | 19:03

Aliran sungai saat direvitalisasi guna mencegah terjadinya banjir di salah satu area titik banjir ketika hujan tiba, Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangerang Selatan tengah merevitalisasi sejumlah aliran sungai guna mencegah terjadinya banjir yang kerap melanda ketika musim hujan tiba. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangsel Aries Kurniawan menjelaskan, sejumlah pengerjaan mulai dari pengerukan hingga pelebaran aliran sungai kini sudah berlangsung di sejumlah wilayah. 

"Ini sebagai persiapan dalam menghadapi musim hujan yang sekarang sudah mulai. Dinas Pekerjaan Umum saat ini sudah bergerak melakukan pengerukan dan lain sebagainya," ujar Aries pada Selasa, 2 November 2021. 

Menurutnya, terdapat sejumlah titik yang menjadi prioritasnya. Wilayah tersebut dinilai sebagai titik yang sering dilanda banjir. 

"Terutama di daerah Kampung Bulak, Perumahan Pondok Maharta, Ciputat Baru, dan Reni jaya," paparnya.

Aliran sungai saat direvitalisasi guna mencegah terjadinya banjir di salah satu area titik banjir ketika hujan tiba, Tangerang Selatan.

Proses pengerjaan di sejumlah titik tersebut, kata Aries, telah berlangsung sejak jauh-jauh hari. 

"Pengerukan sungai di wilayah Ciputat Baru ini sudah berjalan kurang lebih seminggu lalu, kami memakai alat amphibi. Kemudian kita juga sudah melakukan pengerukan di Pondok Maharta. Di sana pakai alat, namanya long arm. Kemudian juga sungai di wilayah Reni Jaya, di sana kami juga melakukan pelebaran kali," terangnya. 

Ia menambahkan, proses pengerjaan ditargetkan dapat rampung dalam waktu dekat, sehingga diharapkan tak ada lagi banjir yang melanda wilayah Tangsel. 

"Dapat diketahui juga bahwa sungai di Kota Tangsel ini berpengaruh terhadap banjir di Kota Tangsel. Terutama di sini adalah Sungai Angke. Letaknya berada di tengah Kota Tangerang Selatan dengan memiliki kurang lebih 30 titik banjir. Nah ini yang perlu kita waspadai dan antisipasi. Saat ini banyak sekali penanganan yang kita lakukan," bebernya.

TEKNO
Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:31

Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

TANGSEL
Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:28

Sejumlah kabel dan tiang fiber optik yang dipasang secara ilegal di beberapa ruas jalan utama ditertibkan dan disita tanpa ganti rugi oleh Pemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel),

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill