Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com - Beberapa kepala daerah penyangga DKI Jakarta, antara lain Tangerang Selatan (Tangsel) menyurati Gubernur DKI Anies Baswedan yang salah satunya usulan bantuan keuangan untuk mengatasi banjir di Jakarta.
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengungkapkan sejumlah daerah yang menyurati Anies Baswedan tersebut di antaranya Kota Bekasi, Kota Tangerang Selatan, dan Bogor.
"Yang harus dipikirkan itu penyangga Jakarta, kayak Bekasi, Tangsel, Bogor, Tangerang Kota, Depok, itu dipikirkan. Diberi hibah untuk buat embung di situ. Jangan semua airnya mengalir ke Jakarta karena bakal lari ke Jakarta, ke Kali Ciliwung, Pesanggarahan," kata Prasetyo di Gedung DPRD DKI, Selasa 2 November 2021, seperti dilansir dari Antara.
Meski begitu, Prasetyo belum dapat memastikan jumlah anggaran yang kemungkinan bisa diusulkan untuk diberikan dalam membangun sarana mendukung pengendalian banjir.
"Saya belum lihat, pengajuannya kan belum lihat," kata Prasetyo.
Ia berjanji akan memprioritaskan usulan dari daerah penyangga itu dan berencana akan mencoret apabila ada usulan untuk anggaran program bukan prioritas.
"Jadi kalau ada yang tidak perlu, saya coret, pasti saya coret, itu hak saya," ungkap politisi PDIP ini.
Dia menjelaskan surat dari pemkot sejumlah darah penyangga DKI itu ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta dan ditembuskan kepada dirinya selaku Ketua DPRD DKI Jakarta pada 18 November 2020.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGMemasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews