Connect With Us

1.000 Mahasiswa Pantau TPS Tangsel

| Kamis, 11 November 2010 | 17:41

Musclih Basar Ketua Panwaslu Tangsel (tangerangnews / deddy)

TANGERANGNEWS- Memasuki masa pemungutan suara pada Pilkada Kota Tangsel pada 13 November mendatang. Panwas Kota Tangsel merekrut 1.000 mahasiswa yang ada di kota Tangsel untuk memantau pemungutan suara di 1.890 TPS.

Ketua Panwas Kota Tangsel Muslih Basar mengatakan, terbatasnya personil yang dimiliki membuat Panwas Kota Tangsel merekrut 1.000 mahasiswa perguruan tinggi yang ada dikota Tangsel untuk memantau jalannya pemungutan suara pada 13 November mendatang.

"Karena keterbatasan personil Panwas, jadi kami merekrut mahasiswa untuk menjadi pengawas dalam pemungutan suara pada 13 november mendatang ,"katanya, hari ini.

Ia menambahkan, sejauh ini jumlah personil Panwas di kecamatan hanya sekitar 50 orang sedangkan untuk panitia pengawas pemilu (PPL) hanya berjumlah kurang lebih 30 orang.
 
“Jumlah TPS di Kota Tangsel sebanyak 1.890, sedangkan personil tidak mencukupi makanya kita berharap ada kerjasama dengan pihak perguruan tinggi dalam perekrutan mahasiswa sebagai pengawas,” ujarnya.

Lanjut Muslih,ia mengatakan, pihaknya sengaja merekrut kalangan mahasiswa karena dinilai masih netral, selain itu secara SDM sudah lebih baik dibandingkan masyarakat biasa.

Ia menuturkan, tugas mahasiswa tersebut mengawasi TPS sebagai kepanjangan tangan PPL. Lanjut Muslih, tiap TPS minimal satu mahasiswa membawahi dua TPS. Namun, sebelum mereka melakukan pengawasan, nanti kita juga akan memberikan bimbingan teknis (Bimtek) seperti apa pola pengawasannya, serta pengetahuan yang lainnya.

"Kita akan berikan bimbingan teknis tentang tata cara pengawasan," ungkapnya.(deddy)

BANTEN
Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:49

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan fasilitas Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten, BSD City, Kabupaten Tangerang

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill