Connect With Us

18 Saksi Tuding Kecurangan Airin-Benyamin

| Selasa, 30 November 2010 | 18:05

Sidang Gugatan Pilkada Tangsel (tangerangnews / dira)


TANGERANGNEWS
-Sebanyak 18 saksi sengketa persidangan kedua di  MK pada hari ini Selasa (30/11/2010) pada Pilkada Tangsel menuding kecurangan pasangan Walikota-Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) terpilih nomor urut 4, Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie.  Jumlah saksi ini masing-masing terbagi, dari Arsid-Andre 15 saksi dan 3 orang dari Yayat-Norodom.  
 
Jumlah ini sedikit jika dibandingkan, rencana lawyer kedua penggugat untuk mendatangkan Arsid-Andre 90 saksi dan Yayat Norodom 201 saksi. Pengurangan itu dilakukan karena Ketua MK Mahfud MD menyatakan, agar para penggugat membawa saksi yang berkualitas saja. Apalagi waktu sidang yang terbatas.
 
Umumnya, tudingan yang dikemukakan saksi adalah dugaan keterlibatan pejabat di Pemkot Tangsel.
Hadir dalam kesaksian itu antara lain Penjabat (Pjs) Walikota Tangsel, Eutik Suarta, Asda 1 Ahadi, Sekda Tangsel Dudung E Diredja, Kadis Pendidikan Dadang Sofyan, Kadis Kesehatan Dadang M.Epid, beberapa lurah maupun Camat.
 
Dalam kesaksiannya, mereka ditanyakan tentang ketidaknetralan PNS Tangsel, tersebarnya memo AIFAC milik Ahadi, serta adanya penggalangan dan arahan untuk mensukseskan dan memuluskan langkah pasangan  Airin-Benyamin yang dilakukan secara terstuktural oleh Camat, Lurah maupun Sekel, baik melalui pertemuan di kantor kelurahan, rumah pribadi Airin di Alam Sutera-Serpong maupun arahan setiap selesai dilaksanakan apel pagi pada setiap hari Senin.

  15 orang saksi yang dihadirkan Arsid-Andre  semuanya mengatakan, adanya intimidasi dari Lurah maupun Camat mereka. Syahbandi misalnya, ia mengaku mengetahui adanya forum lurah Se-Tangsel yang diketui Mursidi dan sering mengadakan pertemuan untuk terus mengawal langkah pencalonan pasangan Airin-Benyamin.
 
  Pjs Wali Kota Tangsel, Eutik Suarta, Sekda Tangsel Duduk E Diredja juga dengan tegas membantah ketidaknetralan PNS. Sebab menurut mereka, sejauh sepengetahuan mereka, surat edaran bagi PNS untuk menjaga kenetralan selama Pilkada. Hal itu juga ditegaskan dengan adanya kerjasama dalam bentuk Memorandum Of Understanding dengan pihak Panwaslu agar PNS tidak memihak kepada salah satu pasangan calon walikota Tangsel dan bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi sebagai pejabat yang seharusnya memberikan pelayanan kepada masyarakat. 
 
  Sementara itu, Veri Muchlis salah seorang timses pasangan Amin mengklarifikasi semua tudingan yang disampaikan kepada mereka. Tudingan kecurangan yang dialamatkan kepada mereka tidak benar. Menurut Very, mereka tidak memiliki kekuatan, kekuasaan untuk melakukan kecurangan secara struktural, terorganisir, maupun massif. (dira)
 
 

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

TANGSEL
Diam-diam Menderita Diabetes, Dokter Imbau 8 Kelompok Ini Perlu Rutin Cek Gula Darah

Diam-diam Menderita Diabetes, Dokter Imbau 8 Kelompok Ini Perlu Rutin Cek Gula Darah

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:11

Merasa sehat bukan berarti kadar gula darah dalam tubuh berada dalam kondisi normal. Diabetes melitus dapat berkembang perlahan tanpa menimbulkan keluhan sehingga sering kali diabaikan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill