Connect With Us

Pemkot Tangsel Diminta Prioritaskan Urus Sampah

Denny Bagus Irawan | Rabu, 8 Desember 2010 | 20:17

Sampah di Tangsel (tangerangnews / sampah)



TANGERANGNEWS
-Pemkot Tangsel diminta warga agar memprioritaskan urusan sampah. Pasalnya, sampah di kota itu masih menjadi persoalan utama warga setempat. Hal itu, terbukti dengan masih menumpuknya sampah di beberapa wilayah di daerah itu. Seperti di sepanjang Jalan Raya Ciputat, khususnya depan pasar Ciputat dan Depan Pasar Serpong,Jalan Raya Serpong.

'Kami bingung, kenapa Pemkot Tangsel tak dahulukan persoalan sampah  yang semakin rumit ini. Jangan dulu tarik retribusi kalau sampah kami belum dilayani,' ujar Sarwani warga Pondok Jagung, Kota Tangsel, hari ini kepada TangerangNews.com.
 
Omongan senada juga diutrakan warga Ciputat, yang kerap melintasi jalan di Jalan RayaH Juanda dan Dewi Sartika.  Dia menilai , belum ada perubahan berarti untuk urusan sampah sejak ada Pemkot Tangsel. “Nggak tahun saya mereka ngapain saja kerjanya?  Kok bisa sebelum pemekaran dan sesusah sama saja keadaan kota ini,” ketusnya.
 

 
Dia meminta kepada siapapun yang nantinya memimpin Kota Tangsel agar memprioritaskan Kota Tangsel bersih dari sampah. Mengingat keberadaan sampah sudah sangat mengganggu kehidupan masyarakat setempat.

Pjs Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakanan Kota Tangsel, Joko Suryanto mengatakan, bahwa pihaknya sudah berusaha dengan maksimal untuk melakukan pengangkutan sampah tetsebut.

'Setiap pagi kami mengerahkan petugas kebersihan untuk mengangkut sampah itu.“kilahnya,  sembari menambahkan kemungkinan sampah itu menumpuk kembali, setelah di lokasi di bersihkan, mengingat areal itu adalah areal pasar yang selalu menghasilkan sampah. (dira derby)

 

BISNIS
Kapan Bank Mandiri dan BCA Buka Lagi Usai Lebaran 2026? Ini Jadwalnya

Kapan Bank Mandiri dan BCA Buka Lagi Usai Lebaran 2026? Ini Jadwalnya

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:21

Layanan kantor cabang Bank Mandiri dan BCA masih tutup selama periode libur Lebaran 2026 dan baru akan kembali beroperasi normal pada 25 Maret 2026.

OPINI
Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54

Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill