KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Sebuah tabung alat pemadam api ringan (APAR) di rumah warga di Jalan Merak, Komplek Pajak, Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel). Ledakan tersebut diduga menyebabkan pria berinisial SK, 41, tewas.
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Aldo Primananda Putra mengatakan peristiwa nahas ini terjadi pada Senin 28 Maret 2022 kemarin. Diduga APAR yang terletak di rumah korban meledak hingga menewaskannya.
"Diduga ledakan APAR yang terletak di rumah korban sendiri yang meninggal dunia berinisial SK," katanya seperti dilansir dari Detik, Selasa 29 Maret 2022.
Penyebab ledakan dari APAR tersebut saat ini masih dalam penyelidikan. Kejadian ini, kata Aldo, pertama kali diketahui tetangga korban.
"Ya tiba-tiba kan dia (korban) sendiri tuh dengar suara ledakan, kemudian ada temannya korban datang ngelihat langsung hubungin RW setempat," ucap Aldo.
Menurutnya, saat teman korban datang, SK sudah didapati dalam kondisi tak bernyawa. Saat ini pihaknya masih memeriksa saksi-saksi.
Polisi juga masih mengusut kronologi kejadian tersebut secara pasti. Dia menyebut hanya satu korban dari peristiwa ledakan APAR ini.
"Sudah meninggal saat didatangi oleh temannya. Penyebab belum tahu, masih kita pastikan pastinya," jelasnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPihak Sekolah Insan Cendekia Madani (ICM) Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengambil langkah tegas terkait kasus dugaan pelecehan seksual terhadap siswi yang melibatkan salah satu oknum tenaga pengajarnya berinisial NA, 49.
Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
Rasa tertekan atau berat di dada yang muncul ketika berolahraga lalu mereda setelah beristirahat sering kali dianggap sebagai tanda tubuh sedang kelelahan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews