Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari
Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TANGERANGNEWS.com-Remaja yang ditemukan tewas di dalam saluran air, Jalan Letnan Sutopo, Lengkong Gudang Timur, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Selasa 22 Maret 2022, malam diketahui berinisial N.
Korban yang berusia 14 tahun ini diduga tewas karena terperosok ke saluran air. Pasalnya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
“Anak ini kemungkinan besar kepeleset lalu jatuh. Sudah dibawa ke RSU uintuk diperiksa, tidak ditemukan luka kekerasan. Hanya ada luka di jempol kaki, seperti kena batu,” jelas Kanit Reskrim Polsek Serpong Iptu Joko Aprianto, Rabu 23 Maret 2022.
Kondisi korban yang punya gangguan mental ini diduga juga menjadi penyebab dia tewas. “Korban ini kayak orang linglung. Mungkin setelah jatuh tidak bisa naik, hingga akhirnya meninggal,” tambah Joko.
Baca Juga :
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh pegawai warung makan Medan Ria yang berada di sebrang TKP. Saat melintas di lokasi, ia melihat tubuh korban sudah tak bernyawa dalam posisi terlentang.
“Ditemukan semalam, lalu dilaporkan ke Polsek. Kita cek lokasi ternyata benar,” ujar Joko.
Dijelaskan Joko, pada Sabtu 19 Maret 2022, lalu, Polsek Serpong mendapat laporan anak hilang dengan ciri-ciri yang sama dengan korban. Setelah orangtua korban dipanggil untuk melihat jenazahnya, ternyata benar.
“Informasi dari orang tua korban, dia kebiasaan pergi sendiri lalu lupa jalan pulang. Katanya linglung, orangtuanya kadang suka mencari, ketemu di mana dibawa pulang. Jenazah korban sudah diserahkan ke pihak keluarga,” jelasnya.
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TODAY TAGPerkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews