Connect With Us

Tragis, Remaja 13 Tahun Ingin Menebeng Truk di Tangerang Tewas Tertabrak

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 19 Maret 2022 | 19:31

Ilustrasi-Korban tewas kecelakaan. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com–Seorang remaja usia 13 tahun yang diduga ingin menumpang truk di wilayah Sempur Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten tewas tertabrak.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu 19 Maret 2022 sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu, korban  hendak menebeng truk bersama teman-temannya. "Diduga anak-anak nge-BM (mencari tumpangan)," ujar Kanit Laka Polresta Tangerang AKP Mulyadi, seperti dikutip dari Detik.

Korban yang berinisial D, kata Mulyadi, tewas di lokasi kejadian yang ketika itu kondisi jalan sedang sepi.

Menurut Mulyadi, saat kejadian tidak ada yang mengetahui adanya korban yang tewas. "Karena tidak ada yang mengetahui, situasi sepi, bisa saja," kata Mulyadi.

Mulyadi mengatakan, jenazah korban kemudian dievakuasin ke RSUD Tobat, Balaraja, Tangerang.

TANGSEL
Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Minggu, 5 Juli 2026 | 20:27

Sebanyak 106 anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti khitanan masal yang digelar Partai Solidaritas Indonesia di kawasan Ciputat Timur pada Minggu, 5 Juli 2026.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill