Atasi Pencemaran, KLH Tuang 10 Ribu Liter Eco Enzyme ke Anak Sungai Ciadane
Senin, 9 Maret 2026 | 22:52
Sebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com-Kasus aktif orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencapai 1.685 hingga tahun 2022.
Jumlah tersebut merupakan data kumulatif Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel sejak 2015 sampai dengan bulan November 2022.
"Rinciannya kasus HIV sebanyak 1.460 orang dan kasus AIDS sebanyak 225 orang. Para penderita sudah dilakukan pengobatan sesuai dengan standar," ujar Kepala Dinkes Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar, Selasa 6 November 2022.
Sedangkan sepanjang 2022, penderita HIV/AIDS yang tercatat mencapai 308 orang, dengan jumlah HIV 266 kasus dan AIDS 42 kasus.
"Kasus HIV/AIDS di Tangsel didominasi oleh laki-laki dengan persentase 81 persen. Lalu kasus terbanyak berada pada usia produktif yaitu 25 sampai 49 tahun," papar Allin.
Menurutnya, sampai saat ini para ODHA masih mendapat stigma negatif atas penyakit tersebut, sehingga membuat mereka malu untuk berobat demi mencegah penularan.
Tentunya hal itu berimbas pada penyebaran HIV/AIDS yang tidak terdeteksi. Akibatnya virus terus menular, terutama pada ibu rumah tangga dan juga anak-anak.
"Ini juga berdampak pada peningkatan risiko kematian serta penularan HIVAIDS di masyarakat," ungkap Allin.
Sementara, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Tangsel Adhy Purnawan mengatakan, layanan Perawatan Dukungan Pengobatan (PDP) bagi penderita HIV/AIDS di Tangsel bertambah menjadi 15 unit, dari sebelumnya hanya 12 unit fasilitas.
"Di akhir tahun ini, Kota Tangerang Selatan menambah tiga layanan PDP yaitu UPTD Puskesmas Rawa Buntu, RS Permata Pamulang, dan RSUD Serpong Utara," katanya.
Sebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGWilayah udara di sejumlah kawasan Timur Tengah ditutup akibat konflik antara Israel dan Iran. Hal ini berdampak pada sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang.
Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bergerak cepat (gercep) menangani dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews