Connect With Us

Sediakan Layanan ICIR, Eka Hospital Jadi Destinasi Pengobatan Kemoterapi Kanker Darah

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 9 Maret 2023 | 16:12

Para dokter Eka Hospital BSD, Kota Tangsel, mengenalkan layanan Immunocompromised Isolation Room (ICIR), Rabu 8 Maret 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Eka Hospital menghadirkan Immunocompromised Isolation Room (ICIR) untuk memastikan keamanan pasien kanker darah (leukimia) yang sedang dalam kemoterapi untuk pengobatan agresif.

ICIR merupakan ruangan isolasi steril bertekanan positif yang dirancang khusus untuk proses pengobatan kemoterapi pada pasien kanker darah, sehingga menghindari risiko infeksi dari virus, bakteri dan jamur.

Penggunaan ruangan ICIR dapat membantu pasien terhindar dari risiko terkena infeksi penyakit lain, di saat tubuh sedang rentan setelah proses kemoterapi.

Chief Operating Officer (COO) Eka Hospital Group drg. Rina Setiawati menjelaskan ruangan ICIR ini menjadi salah satu layanan yang dibutuhkan ketika seseorang sedang mengalami pengobatan kanker darah.

Ruang ICIR tak hanya bagi pasien yang melakukan kemoterapi saja, tapi bisa digunakan untuk ruang transplantasi.

“Perbedaannya dengan ruang isolasi pada umumnya adalah ini merupakan ruangan untuk imunitas menurun bagi pasien yang melakukan kemoterapi, jadi ruangannya khusus dan benar-benar steril,” ujarnya, Rabu 8 Maret 2023.

Chairman Eka Tjipta Widjaja Cancer Center (ETWCC) dr. Sonar Soni Panigoro, Sp.B(K)Onk., M.Epid., MARS menjelaskan sebagai pusat layanan kanker, kedepannya ETWCC akan terus menggunakan teknologi modern dan canggih, serta alat-alat yang komprehensif dalam prosedur penanganan kesembuhan pasien kanker.

Dimulai dari pendeteksian awal seperti pemeriksaan Patologi Anatomi (PA) dengan hasil same day yang akan mempercepat diagnosis kanker.

"Selain itu penggunaan Positron Emission Tomography (PET) Scan dan Genetic Testing guna menambah validitas deteksi sel kanker pada tubuh," ujarnya.

Pelayanan terpadu kanker darah bagi pasien yang termasuk dalam tiga kelompok besar kanker darah seperti Leukemia, Limfoma dan Multiple Myeloma juga tersedia di Eka Hospital.

Sulit dan mahalnya penanganan kanker darah menyebabkan tidak semua rumah sakit di Indonesia, bahkan di kota-kota besar di pulau Jawa, seperti Jakarta, mampu melakukannya.

Namun, Eka Hospital menyediakan pelayanan terpadu dengan sarana dan prasarana yang canggih, serta tim dokter yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu. Mereka juga tergabung dalam Multi Disciplinary Team (MDT) yang solid dengan SDM yang profesional.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hematologi Onkologi Medik dr. Cosphiadi Irawan mengatakan pasien kanker darah dengan kemoterapi agresif dirawat di ruang perawatan ICIR ini, guna menghindari risiko terjadinya infeksi virus, bakteri dan jamur.

"Karena kemoterapi agresif dapat menurunkan sistem imunitas tubuh," jelasnya.

Sebagai ruangan isolasi bagi pasien kanker darah dan untuk transplantasi, ICIR dilengkapi penyaringan udara bertekanan positif dengan menggunakan HEPA Filter, sehingga menghasilkan kualitas udara dan ruangan dengan partikel kuman patogen yang rendah sesuai standar baku dari Kementrian Kesehatan.

Selain itu, ruangan ini juga dilengkapi dengan sistem tata udara yang dapat menjamin sterilitas ruangan dengan mekanisme proses pemanasan (Heating), ventilasi (Ventilation), dan penyejuk udara (Air Conditioning) atau yang biasa disebut dengan HVAC.

Selama perawatan intensif di dalam ICIR, pasien akan mendapatkan pemantauan ketat. Pasien akan menjalani persiapan perawatan, meliputi pemeriksaan penunjang dan konsultasi dokter spesialis terkait untuk memastikan tidak adanya infeksi.

Pemeriksaan darah, pemberian obat dan cairan intravena, kebersihan tubuh, latihan dan peregangan tubuh rutin dilakukan selama perawatan, serta akan dilakukan transfusi darah bila diperlukan.

Kemudian, sebagai wujud meningkatkan layanannya terutama bagi pasien kanker, kedepannya Eka Hospital akan menghadirkan terapi proton, yakni terapi radiasi eksternal menggunakan proton berenergi tinggi untuk mengecilkan tumor dan membunuh sel kanker.

Terapi proton merupakan penanganan pasien kanker dalam mengurangi efek samping yang umumnya dialami pada radioterapi konvensional.

Sistem ini bekerja dengan cara menembakkan sinar proton tepat di lokasi tumor, di mana partikel ini melepaskan energinya tanpa mengenai anggota tubuh lainnya.

Dibandingkan dengan metode-metode pengobatan lain, seperti kemoterapi atau bahkan operasi pengangkatan kanker, terapi proton jauh lebih aman dan memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi pasien selama terapi radiasi dijalankan.

 

"Dengan kelengkapan alat dan teknologi yang nantinya dimiliki oleh ETWCC, Eka Hospital Group siap membantu pasien Indonesia untuk berobat di dalam negeri, sehingga Eka Hospital turut menekan laju pasien ke luar negeri," ungkap drg. Rina.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

BISNIS
Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:27

Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.

KOTA TANGERANG
Mandaya Royal Puri Buka Limfedema Center untuk Pasien dan Penyintas Kanker Payudara

Mandaya Royal Puri Buka Limfedema Center untuk Pasien dan Penyintas Kanker Payudara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:16

RS Mandaya Royal Puri resmi meluncurkan Limfedema Center pada Sabtu, 17 Oktober 2026,bertepatan dengan momentum Breast Cancer Awareness Month atau Bulan Kesadaran Kanker Payudara.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill