Connect With Us

Tidak Terkait Pilkada, Polsek Serpong Gagalkan Penyebaran Uang Palsu

| Kamis, 7 April 2011 | 21:12

Kapolsek Serpong AKP Heribertus Ompusunggu (tangerangnews / dira)

 
TANGSEL-Petugas Polsek Serpong berhasil mengamankan sebanyak 420 lembar uang kertas palsu negara Brazil,  pecahan 5.000 yang rencananya akan diubah menjadi uang rupiah.

"Rencananya, uang pecahan 5.000 negara Brazil tersebut, akan diberikan oleh pelaku kepada seseorang di Pamijahan, untuk kemudian dirubahnya menjadi uang rupiah dan ditukarkan di Bank Indonesia," kata Kapolsek Serpong, Kompol Heribertus Ompusunggu, Kamis (7/4) .

Ditanya apakah ada kaitannya dengan Pilkada Tangsel? Heribertus memastikan tidak ada.

Penyidikan itu berawal dari kegiatan rutin operasi Kepolisian Polsek Serpong di Jalan Letnan Sutopo, Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong. Giliran tersangka Zainal Abidin yang diperiksa kendaraannya, polisi menemukan ratusan lembar uang Brazil dari tangan Zainal Abidin bin Resep yang merupakan warga Kampung Rawan, Pondok Pucung, Pondok Aren.
 

”Kok ada uang Brazil, kami lalu memeriksa keasliannya. Dan ternyata begitu kami tanya sama saksi ahli ternyata palsu. Meskipun designnya adalah mirip dengan uang asli. Tetapi, designnya pun bukan uang yang masih berlaku saat ini. Tetapi uang zaman jadul, yakni tahun 1960,” terangnya.
 
Dari keterangan tersangka, uang tersebut merupakan milik Mbah Cuk yang tinggal di daerah Maja, Pandegelang. Dirinya, kata Zainal, hanya diperintahkan untuk memberikan uang tersebut kepada Taufik Abas di daerah Pamijahan dan selanjutnya akan diubah menjadi rupiah.

Kapolsek Serpong menduga, kasus ini merupakan kasus  penganut ilmu hitam. Karena, uang palsu ini akan diubah menjadi rupiah. “Sudah palsu mau diganti rupih dengan cara mistik,” tegasnya. (DRA)

BANDARA
4 WNA Ditangkap Selundupkan 8,6 Liter Etomiate di Bandara Soetta, Upah Capai Rp132 Juta

4 WNA Ditangkap Selundupkan 8,6 Liter Etomiate di Bandara Soetta, Upah Capai Rp132 Juta

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:43

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) kembali menjadi target empuk jaringan narkotika internasional.

KAB. TANGERANG
BPS Banten Kerahkan 9 Ribu Petugas Pendataan Sensus Ekonomi 2026

BPS Banten Kerahkan 9 Ribu Petugas Pendataan Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:18

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mengerahkan sebanyak 9.000 petugas untuk melakukan pendataan Sensus Ekonomi 2026.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill