Connect With Us

Lahan TPU di Tangsel Aman

| Minggu, 17 April 2011 | 18:38

Jenazah Tjetjep Sukarta, 66, anggota Komisi II DPRD Banten yang tewas saat menghadiri rapatparipurna. (tangerangnews / dira)

 
TANGSEL-Ketersediaan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di tujuh titik lokasi yang ada di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih relatif aman. Pemerintah daerah telah merencanakan perbaikan infrastruktur dan sistem pengelolaan agar tidak semerawut dan menguntungkan kas daerah dari retribusi yang berasal dari penyewa.

“Saya juga bingung. Kok dibilang lahan TPU di Tangsel sudah penuh, tapi setelah didata masih banyak lahan kosong,” ungkap Kepala Bidang Pemakaman, Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Tangsel Ponco Budi Santoso, saat ditemui, Jumat (15/4) lalu.

Mantan Sekretaris Kecamatan Ciputat Timur itu menjelaskan, berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan pihaknya. Dari tujuh TPU yang ada dengan luas lahan mencapai 53.832 meter persegi. Masih mampu menampung sedikitnya 12.098 jenazah warga Kota Tangsel yang meninggal.
Menurut Ponco, wacana yang berkembang ditengah masyarakat tersiar Kota Tangsel telah mengalami krisis lahan TPU. Hal itu disebabkan kecenderungan warga masih memilih TPU Pondok Benda, Pamulang ketimbang tempat lainnya. Dikarenakan kondisi dan luas area lahan ditempat tersebut lebih baik dan luas.
 
“Penuh,  karena masyarakat konsentrasi ke Pondok Benda saja. Padahal TPU diwilayah lainnya masih banyak yang kosong. Ketersediaan lahan TPU masih aman paling tidak untuk 10 tahun ke depan,” jelasnya.

Dia menambahkan, dalam waktu dekat akan dilakukan perombakan sistem pengelolaan TPU yang menjadi aset pemerintah daerah. Karena selama ini masih dikelola oleh empat orang pengurus di setiap TPU dan berasal dari warga sekitar. Namun, selama ini tidak dapat berjalan dengan baik.Selain tidak menghasilkan kas daerah dari retribusi yang diperoleh penyewa lahan. (DRA)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

HIBURAN
Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:37

Ajang lari Alfamart Run 2026 yang digelar di Plaza Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu 18 Oktober 2026, menyisakan cerita heboh hingga viral.

TEKNO
Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat, Coway Boyong Solusi Filtrasi Canggih ke ICE BSD City

Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat, Coway Boyong Solusi Filtrasi Canggih ke ICE BSD City

Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:50

Kualitas air dan udara di Indonesia kini menjadi perhatian serius di tengah musim kemarau panjang akibat fenomena cuaca ekstrem.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill