ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo
Jumat, 4 September 2026 | 12:17
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TANGERANGNEWS.com-Lima pekerja bangunan menjadi korban kecelakaan kerja di proyek pembangunan ruko, Jalan BSD Raya Utama, Kelurahan Pagedangan, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
Mereka tertimpa lantai marmer seberat ratusan kilogram, hingga mengakibatkan satu orang tewas dan empat lainnya luka-luka. Dua korban diantaranya warga negara asing.
Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi pada Selasa 02 April 2024, pukul 03.00 WIB. Berawal ketika para korban hendak menurunkan marmer dari truk kontainer berplat nomor B-9380-FEI, di Ruko Foresta BSD City, tepatnya depan PT Unisia Ekspres Cara.
Marmer seberat ratusan kilogram itu diangkut menggunakan tali tambang. Saat menggeser marmer pertama, tiba-tiba marmer yang ada di urutan belakangnya ambruk sehingga terjatuh dari truk dan menimpa para korban.
"Iya kejadian yang kami tahu jam 3 pagi. lima pekerja proyek mau pemasangan marmer namun tertimpa Dari lima korban, tiga luka ringan, satu luka berat dan satu lagi meninggal dunia," ujar Gunawan, warga setempat, Sabtu 6 April 2024.
Satu korban pekerjaan lokal tewas saat menuju rumah sakit. Sedangkan satu orang kritis dan lainnya luka-luka ringan langsung di bawa ke rumah sakit terdekat.
"Dari info yang kita terima, korban yakni berinisial MS dan S asal Kampung Cilacap, A asal pemalang, dan dua warga asing," tambah Gunawan.
Sementara pihak Polsek Pagedangan, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) saat dikonfrimasi belum bisa memberikan keterangan mengenai kasus tersebut.
"Bapak (Kapolsek Pagedangan AKP Daniel Dirgala) tidak bisa memberikan keterangan mengenai kasus tersebut, biar Kanit Reskrim saja memberikan keterangan," ujar staff SPK Polsek Pagedangan.
TODAY TAGARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews