Connect With Us

Pemkot Tangsel Bahas Pengelolaan Sampah di TPA Regional Banten

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 23 April 2024 | 02:05

Teknologi incinerator sampah di Intermediate Treatment Facility (ITF) Pondok Aren, Kota Tangsel. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) tengah menjajaki kerjasama dengan sejumlah pihak, untuk pengelolaan sampah kota tersebut yang mencapai 1.000 ton per hari.

Yang terbaru, Pemkot Tangsel tengah membahas soal Tempat Pembanguan Akhir (TPA) sampah Regional milik Provinsi Banten. 

"Kami juga terus dialog dan menjalin kerjasama, dan terbaru kami sedang membahas dengan Provinsi Banten dalam pengelolaan sampah di TPST (tempat pengolahan sampah terpadu) Regional," kata Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Selasa 23 April 2024.

Benyamin juga membuka komunikasi secara intensif dengan pemerintah daerah lain seperti ke Lebak, Pandeglang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bogor. Contohnya dengan memanfaatkan TPST Lulut Nambo di Bogor milik Provinsi Jawa Barat.

Selain itu, Pemkot Tangsel berupaya melakukan kerjasama dengan berbagai sektor, salah satunya pihak swasta. Kerja sama itu sebagai alternatif agar sampah dari Tangsel dapat tertangani segera. 

"Kami sedang mempersiapkan administrasi untuk kerjasama dengan perusahaan atau pihak swasta. Mudah-mudahan hal tersebut bisa lancar," terangnya.

Menurut Benyamin, sebagai kota maju, Tangsel sudah mengatasi sampah dengan teknologi terbarukan. Salah satunya dengan menghadirkan teknologi incinerator di Intermediate Treatment Facility (ITF) Pondok Aren.

“Pemkot Tangsel terus berupaya mengelola sampah dengan baik, melakukan beberapa upaya, di antaranya dengan penerapan incinerator. Kita sudah punya incinerator di Pondok Aren,” kata Benyamin.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan mengatakan fasilitas pengolahan sampah berteknologi hydrodrive incinerator merupakan teknologi ramah lingkungan yang diterapkan di salah satu TPST di Kelurahan Parigi, Kecamatan Pondok Aren.

Melalui TPST ini sampah yang dapat diolah mencapai 60 ton per hari, sehingga dinilai efektif untuk mengatasi persoalan sampah di Kota Tangsel.

"Saya rasa kalau memang ada lahan-lahan nanti ke depan kita maksimalkan menambah pembangunan incenerator, ini dievaluasi dulu, kita lihat hasilnya seperti apa kalau bagus kita tambah lagi," ujar Pilar Saga Ichsan.

SPORT
Bertanding Hanya dengan 9 Pemain, Persita Kalah 0-2 dari Borneo FC

Bertanding Hanya dengan 9 Pemain, Persita Kalah 0-2 dari Borneo FC

Rabu, 6 Mei 2026 | 08:38

Persita Tangerang harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor 0-2 pada lanjutan pekan ke-31 BRI Super League.

NASIONAL
Pakar Nilai Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Penuh Kejanggalan

Pakar Nilai Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Penuh Kejanggalan

Kamis, 7 Mei 2026 | 13:13

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda menyinggung sejumlah kejanggalan di balik pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 yang mencapai 5,61 persen.

BANTEN
Temui Gubernur Banten, Praktisi Tawarkan Teknologi Kanadevia Bakar Sampah Jadi Energi Uap

Temui Gubernur Banten, Praktisi Tawarkan Teknologi Kanadevia Bakar Sampah Jadi Energi Uap

Kamis, 7 Mei 2026 | 15:26

Persoalan sampah di Provinsi Banten mendapat perhatian dari banyak pihak untuk dikelola menjadi sumber energi industri yang menjanjikan.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill