Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Seorang satpam di Perumahan Graha Raya, Jalan Boulevard Graha Raya, Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggagalkan aksi remaja yang hendak melakukan tawuran.
Dua pelaku yang masih di bawah umur berhasil ditangkap dan diamankan di lokasi.
Aldi, Satpam Pos Keamanan Graha Raya mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Jumat 3 Mei 2024, pukul 03.30 WIB. Ketika itu ia tengah berjaga di Pose Satpam bersama rekannya. Tiba-tiba datang sekelompok remaja melempari mereka.
"Awalnya itu bocah berhenti di Pos Satpam kita, terus melempari botol dan batu. Karena kita sebagai keamanan, ya tidak terima dan kita kejar," ujarnya, Minggu 5 Mei 2024.
Saat dikejar, puluhan remaja itu melarikan diri. Namun dua pelaku di antaranya berhasil ditangkap.
"Pelakunya remaja di bawah umur, yang tertangkap 2 orang. Mereka tadinya bonceng 3 dengan 1 motor, tapi 1 orang berhasil melarikan diri," imbuhnya.
Menurutnya, aksi tawuran ini sangat membahayakan penghuni atau pengendara lainnya. Pihaknya pun menyerahkan kedua remaja tersebut ke Kepolisian setempat, untuk ditindaklanjuti.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Sebanyak 2.458 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten diproyeksikan memasuki masa pensiun hingga 2031. Tenaga pengajar menjadi kelompok yang paling banyak terdampak dalam proyeksi tersebut.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyelesaikan perbaikan 329 unit Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH) sepanjang 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews