Connect With Us

Mayat Terbungkus Kain Sarung Gegerkan Warga Pamulang Tangsel

Yanto | Sabtu, 11 Mei 2024 | 17:37

Mayat terbungkus kains sarung ditemukan di Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, Sabtu 11 Mei 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan dalam kondisi terbungkus kain sarung di kawasan perumahan, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu 11 Mei 2024, pagi.

Peristiwa tersebut pun menggegerkan warga setempat. Mereka berbondong-bondong melihat temuan itu di lokasi.

Kasi Humas Polres Tangerang Selatan AKP Agil membenarkan telah ditemukan sosok mayat berjenis kelamin laki-laki dalam kondisi terbungkus kain sarung berawarna biru.

Jenazah ditemukan oleh warga melintas yang curiga melihat bungkusan sarung tergeletak di pinggir jalan. Saat diperiksa ternyata berisi mayat. Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Pamulang.

Pada saat ditemukan, tidak ditemukan tanda pengenal pada tubuh korban. Baju yang dikenakan berwarna abu-abu dan celana pendek.

"Korban diduga berjenis kelamin laki-laki ditambah saat kami cek, korban belum ada indentitasnya," katanya.

Kasus penemuan mayat tersebut masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Tangsel dan Unit Reskrim Polsek Pamulang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill