Connect With Us

Mayat Terbungkus Kain Sarung Gegerkan Warga Pamulang Tangsel

Yanto | Sabtu, 11 Mei 2024 | 17:37

Mayat terbungkus kains sarung ditemukan di Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, Sabtu 11 Mei 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan dalam kondisi terbungkus kain sarung di kawasan perumahan, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu 11 Mei 2024, pagi.

Peristiwa tersebut pun menggegerkan warga setempat. Mereka berbondong-bondong melihat temuan itu di lokasi.

Kasi Humas Polres Tangerang Selatan AKP Agil membenarkan telah ditemukan sosok mayat berjenis kelamin laki-laki dalam kondisi terbungkus kain sarung berawarna biru.

Jenazah ditemukan oleh warga melintas yang curiga melihat bungkusan sarung tergeletak di pinggir jalan. Saat diperiksa ternyata berisi mayat. Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Pamulang.

Pada saat ditemukan, tidak ditemukan tanda pengenal pada tubuh korban. Baju yang dikenakan berwarna abu-abu dan celana pendek.

"Korban diduga berjenis kelamin laki-laki ditambah saat kami cek, korban belum ada indentitasnya," katanya.

Kasus penemuan mayat tersebut masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Tangsel dan Unit Reskrim Polsek Pamulang.

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill