Connect With Us

Cegah Kecelakaan, Wali Kota Tangsel Larang Study Tour ke Luar Kota

Yanto | Rabu, 15 Mei 2024 | 20:50

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Rabu 15 Mei 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie melarang kegiatan study tour keluar daerah bagi pelajar.

Hal untuk mencegah peristiwa kecelakaan seperti yang menimpa siswa SMK Lingga Kencana Depok di Ciater, Subang, Jawa Barat.

Menurut Benyamin, peristiwa kecelakaan tersebut merupakan pembelajaran buat semua pihak untuk menunda dulu kegiatan study tour.

"Sudah banyak kejadian hal-hal yang tidak diinginkan terkait study tour luar daerah. Sebaiknya ditunda semua rencana tersebut, dan digantikan dengan kegiatan sosial yang lebih bermanfaat," katanya, Rabu 15 Mei 2024

Benyamin menambahkan sudah banyak warga Tangsel yang menjadi korban kecelakaan, seperti pada tahun 2018 lalu, peziarah dari Serpong Utara kecelakaan di Guci Tegal.

Lalu, belum lama ini juga, terjadi kecelakaan bus rombongan warga Tangsel di Tol Cipali.

"Kita tidak mau kecelakaan tersebut terjadi lagi dan merenggut warga Kota Tangsel," ujarnya. 

Benyamin juga secara tegas tidak segan-segan akan mencabut izin operasi perusahaan otobus (PO) jika masa berlaku uji KIR armadanya telah habis atau tidak layak jalan.

"Kita tegas ya, sudah dilakukan oleh Dinas Perhubungan akan mencabut izin operasi perusahaan otobus jika masa berlaku KIR telah habis," tegasnya. 

Selanjutnya petugas Dishub dan Kepolisian akan melangsungkan operasi secara acak di jalan raya hingga ke dalam PO bus.

Hal ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan akibat teknis kendaraan dan kelalaian pengemudi.

"Kalau belum layak beroperasi kita akan tindak penilangan. Jangan mengambil untung dengan mengorbankan masyarakat," tegas Benyamin.

KAB. TANGERANG
Dinsos Kabupaten Tangerang Jaring 105 PMKS pada 2025, Gepeng Paling Banyak

Dinsos Kabupaten Tangerang Jaring 105 PMKS pada 2025, Gepeng Paling Banyak

Jumat, 24 April 2026 | 22:17

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang telah menjaring sebanyak 105 orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang berada di wilayahnya sepanjang periode 2025.

OPINI
Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Kamis, 23 April 2026 | 14:04

Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.

TEKNO
Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Jumat, 24 April 2026 | 09:06

Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill