Connect With Us

Tanah Longsor Rusak 3 Rusak di Setu Tangsel, 15 Warga Mengungsi

Yanto | Selasa, 9 Juli 2024 | 01:00

Lokasi longsor yang merusak 3 unit rumah di Puri Serpong, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Kota Tangsel, Senin 9 Juli 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kota Tangsel beberapa hari ini menyebabkan pergerakan tanah dan longsor hingga merusak 3 unit rumah di Puri Serpong, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu.

Kordinator Pembantu Bidang Pusat Data Operasi BPBD Kota Tangsel Sutrisno peristiwa tersebut terjadi saat curah hujan yang begitu lebab dan mengakibatkan tebing yang berada di jalan Sari Mulya RT08/02, Puri Serpong, mengalami longsor.

"Tadi saya mendapatkan informasi dari seorang warga kalau ada tanah longsor di Jalan Puri Serpong. Menurut keterangan warga dugaan sementara curah hujan yang cukup tinggi dan struktur tanah yang labil," ujar Sutrisno, Senin 08 Juli 2024.

Selanjutnya, BPBD Kota Tangsel melakukan evakuasi pembersihan material longsor yang menutupi akses Jalan tersebut dan menerjunkan alat berat.

Beruntung dalam musibah tersebut tidak ada korban jiwa, hanya rumah sebagai warga mengalami kerusakan. Namun 15 orang yang terdampak harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

"Alhamdulillah korban jiwa tidak ada, hanya warga yang terdampak langsung mengungsi," imbuhnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

PROPERTI
Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06

Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill