Connect With Us

Lagi Duduk di Masjid Serpong, Remaja Dicelurit Orang Tidak Dikenal hingga Luka-luka

Yanto | Senin, 7 Oktober 2024 | 15:02

Ilustrasi pengeroyokan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang remaja yang sedang asyik duduk di masjid tiba-tiba dikeroyok segerombolan orang tak dikenal (OTK) hingga luka cukup parah.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu 06 Oktober 2024, di kawasan Pondok Jagung, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan awalnya korban berinisial APS bersama temannya AP tengah duduk di area masjid.

Kemudian rombongan pelaku lewat dengan sepeda motor sebanyak 30 unit.

"Tiba-tiba saja salah satu terduga pelaku menabrakan sepeda motornya ke arah korban dan menyerangnya dengan celurit," katanya, Senin 7 Oktober 2024.

Rekan korban sempat lari ke arah gang kampung untuk menyelamatkan diri. Pelaku berusaha mengejarnya, namun tidak berhasil.

"Saksi berusaha menyelamatkan korban tetapi pelaku mengejar saksi lagi, selanjutnya rombongan pelaku memutar arah dan pergi," sambung Ade Ary.

Akibat penyerangan itu, korban mengalami luka bacok yang cukup parah di sekujur tubuhnya.

"Korban sudah membuat laporan visum, saat ini kasusnya ditangani Polsek Serpong," jelas Ade Ary.

KOTA TANGERANG
Kebakaran Hebat Landa Gudang Es Krim Momoyo di Jatiuwung Tangerang

Kebakaran Hebat Landa Gudang Es Krim Momoyo di Jatiuwung Tangerang

Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:09

Insiden kebakaran kembali terjadi di Kota Tangerang pada Selasa 20 Oktober 2026 siang. Kali ini, api dilaporkan membakar area gudang minuman es krim Momoyo yang berlokasi di Jalan Industri Raya VIII, Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill