Connect With Us

Strategi KPU Tangsel Antisipasi Terjadinya Banjir saat Pencoblosan Pilkada Serentak di TPS

Yanto | Selasa, 5 November 2024 | 14:06

Koordinator Divisi Teknis KPU Tangsel Ajat Sudrajat. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangerang Selatan (Tangsel) menyiapkan strategi untuk menghadapi kondisi banjir saat hari pencoblosan Pemilu Serentak 2024, pada 27 November 2024, nanti.

Komisioner KPU Tangsel Ajat Sudrajat menyampaikan ada wilayah yang kerap di landa banjir saat musim penghujan. Namun ada beberapa wilayah yang masih dilakukan identifikasi terjadinya banjir.

"Besok kami pada saat pelatikan petugas KPPS dan Bintek KPPS, kami meminta terhadap mereka untuk  identifikasi TPS yang rawan banjir, khususnya wilayah Pondok Aren," Ujarnya, Selasa 05 November 2024.

Selain pendistribusian, KPU juga sudah melakukan pemetaan alternatif bila nanti terjadi banjir pada lokasi saat dilakukan pemungutan suara di TPS tersebut.

Pemetaan alternatif tersebut dilakukan supaya memudahkan para pemilih saat waktu penyoblosan.

"Kemungkinan nanti kita bisa berkoordinasi dengan dinas lingkungan hidup (DLH), untuk dilakukan gotong royong membersihkan tempat saluran - saluran air upaya bisa lancar dan tidak terhambat, serta melibatkan pihak instansi kelurahan maupun kecamatan untuk menyediakan tempat terhindar dari banjir," ujarnya.

Menurut Ajat Sudrajat, pada bulan November ini sudah memasuki musim penghujan, maka dari itu KPU Tangsel sudah mengantisipasi sejak awal untuk terhindar dari banjir maupun genangan air.

"Menurut saya yang saya ketahui hanya di Pondok Aren. Namun untuk wilayah lain belum diketahui secara pasti, maka nanti kita masih minta data inventaris kepada petugas KPPS dimana tempat yang sering terjadi banjir," tegasnya.

Dia juga menyampaikan, kondisi banjir pernah terjadi pada saat hari pemilihan Presiden (Pilpres) pada 2024 beberapa bulan lalu, namun antusias masyarakat untuk melakukan pencoblosan masih tinggi.

"Saya berharap, supaya nanti tidak terjadi lagi pada tahun 2024 seperti saat Pilpres di wilayah Pondok Aren," imbuhnya.

KAB. TANGERANG
Sempat Cekcok dengan Anak Tiri, Ibu di Curug Tangerang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Sempat Cekcok dengan Anak Tiri, Ibu di Curug Tangerang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Sabtu, 18 April 2026 | 15:49

Seorang ibu bernama Widyastuti, 46, ditemukan tewas bersimbah darah, diduga dibunuh oleh anak tirinya sendiri di rumahnya di Kampung Babakan, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Jumat 17 April 2026 malam.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

KOTA TANGERANG
Antisipasi El Nino, Pemkot Tangerang Siapkan Mitigasi Cegah Kebakaran Terulang di TPA Rawa Kucing

Antisipasi El Nino, Pemkot Tangerang Siapkan Mitigasi Cegah Kebakaran Terulang di TPA Rawa Kucing

Jumat, 17 April 2026 | 19:15

Pemerintah Kota Tangerang menyiapkan langkah mitigasi bencana kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing akibat musim kemarau ekstrem yang diprediksi akan berlangsung lebih lama.

NASIONAL
Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Jumat, 17 April 2026 | 10:35

Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan mengumumkan pembukaan rekrutmen besar-besaran untuk pengelolaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mulai 15 April 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill