Connect With Us

Terjadi Keributan Antar Penumpang di Stasiun Rawa Buntu, Diduga Dipicu Pria Tendang Wanita

Yanto | Selasa, 10 Desember 2024 | 21:48

Keributan antar penumpang di Stasiun Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Selasa 10 Desember 2024, malam. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Insiden keributan terjadi di Peron 1 Stasiun Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangsel, pada Selasa, 10 Desember 2024, malam.

Dari pantauan wartawan di lokasi, keributan dipicu seorang pria berjaket abu-abu dan topi hitam yang dituduh sengaja menyenggol dan menendang seorang wanita berhijab hitam, saat sedang berdiri bersama kekasihnya.

Hal itu berujung pada keributan yang mengundang perhatian para penumpang di sekitarnya.

Menurut pengakuan si wanita, dia merasa disenggol dan ditendang hingga nyaris jatuh oleh seorang penumpang pria. 

"Saya terasa bapak itu nyenggol saya dan nendang saya sampai mau jatuh," ungkapnya dengan nada kesal. 

Namun, pria yang dituduh justru membantah telah melakukan hal tersebut. Menurutnya, ia cuma tidak sengaja menyenggol penumpang wanita itu.

"Saya ingin menjelaskan kalau saya tidak sengaja menyenggol mbaknya," ujar pria tersebut dengan tenang, meskipun raut wajahnya terlihat gelisah.

Dia mengklaim bahwa tidak ada niat untuk menyakiti atau mengganggu wanita tersebut. Akan tetapi, emosi wanita berjilbab itu semakin memuncak.

"Dasar tua bangka tidak tahu diri, sudah salah enggak mau ngaku loe," teriaknya dengan nada penuh amarah.

Kekasih wanita itu pun tampak mencoba menenangkan situasi, meskipun keributan itu semakin memanas. Perdebatan sengit ini menarik perhatian penumpang lain yang melintas di peron tersebut.

Beberapa satpam di lokasi tampak menenangkan kedua belah pihak untuk tidak terjadi kericuhan.

Sementara itu penumpang lain mencoba mendekat untuk menyaksikan kejadian tersebut lebih dekat. Sementara beberapa lainnya mencoba melerai perdebatan.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill