Connect With Us

Pengangguran Wanita Lebih Banyak, Kesenjangan Gender Dunia Kerja Masih Terjadi di Tangsel

Rangga Agung Zuliansyah, Yanto | Sabtu, 4 Januari 2025 | 21:45

Ilustrasi Pengangguran (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Kesenjangan gender dalam dunia kerja masih terjadi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Hal ini terlihat dari banyaknya tingkat pengangguran dari kaum wanita, dibandingkan laki-laki.

Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2024, tingkat pengangguran terbuka (TPT) perempuan mencapai 5,70 persen, Sedangkan TPT laki-laki tercatat sebesar 4,76 persen.

Data tersebut menunjukkan adanya kesenjangan gender dalam dunia kerja, meskipun kondisi ekonomi Tangsel mulai membaik dan memberikan peluang lebih besar bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan.

Meski demikian, TPT di Tangsel pada 2024 turun menjadi 5,09 persen, dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 5,81. Angka tersebut terendah di antara kabupaten/kota lainnya di Provinsi Banten.

Sementara, pada tahun 2021 TPT di Tangsel mencapai 8,6 persen dan turun signifikan pada berikutnya yakni sebesar 6,59 persen.

Namun penurunan angka pengangguran tidak merata di semua jenjang pendidikan. Angka pengangguran lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih menjadi perhatian utama. Rinciannya sebagai berikut:

- Lulusan SMA Umum: TPT sebesar 6,87 persen  

- Lulusan SMK: TPT sebesar 6,5 persen

- Lulusan Diploma: TPT sebesar 1,61 persen 

- Lulusan Universitas: TPT sebesar 4,82 persen  

 

TPT yang tinggi pada lulusan SMA dan SMK bisa disebabkan oleh keterbatasan keahlian sehingga sulit bersaing dengan lulusan diploma dan universitas dalam mendapatkan pekerjaan yang layak. 

Selain itu, mereka juga harus berkompetisi dengan tenaga kerja berpendidikan rendah yang cenderung menerima pekerjaan dengan upah lebih rendah.  

Sebaliknya, pengangguran pada penduduk berpendidikan SMP ke bawah tergolong rendah, hanya 2,03 persen. Hal ini disebabkan oleh kesediaan mereka bekerja di sektor apa pun, termasuk pekerjaan dengan tingkat upah rendah.

NASIONAL
PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

Kamis, 24 September 2026 | 19:55

PLN Group menjalin lima kolaborasi strategis dengan estimasi nilai mencapai Rp3,3 triliun dalam gelaran Electricity Connect 2026 di ICE BSD City, Selasa 22 September 2026.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill